Mengenal Lensa Kamera Digital
*learning by writing*
Saat melihat hasil foto yang tajam dari sebuah kamera digital, biasanya orang akan bertanya “Wah,berapa megapixel nih?”. Pertanyaan ini cenderung slaah kaprah karena ukuran sensor tidak memiliki relevansi yang erat dengan ketajaman gambar. Bagian kamera yang sangat berpengaruh pada ketajaman hasil adalah lensanya. Sekedar info, resolusi televisi VCD hanya 320×240pixel (tepatnya 352×240 (NTSC) or 352×288 (PAL)), dan gambarnya bisa tajam bukan?.
Pada prinsipnya, lensa pada kamera digital dan kamera film sama saja. Hanya saja aku pengin menulis tentang kamera digital, lagipula kalau di judul ada kata ‘digital’ kesannya lebih keren gitu.
Panjang fokus

Tugas lensa adalah memproyeksikan obyek di depan lensa ke sensor pada kamera (pelajaran SMP), lha jarak dari pusat lensa ke titik fokusnya itu yang dimaksud panjang fokus, jarak fokus, atau focal length.
Terdapat 2 jenis panjang fokal lensa pada kamera digital: lensa tetap (fixed length), dan lensa zoom.
- Lensa tetap hanya memiliki satu panjang fokus, biasanya sekitar 6-7mm. Untuk mengenali kamera ini, biasanya tidak ada keterangan ‘optical zoom’.
- Lensa zoom memiliki mekanisme yang memungkinkan panjang fokusnya berubah-ubah. Pada umumnya panjang fokus berkisar dari 6-7mm sampai 18-28mm (yang lebih besar juga banyak).
Panjang fokal yang bisa berubah-ubah ini bisa diperoleh dengan menggunakan susunan lensa yang rumit. Pada kamera digital kelas konsumer, perubahan susunan lensa ini digerakkan oleh motor. Sedangkan pada kamera DSLR yang digunakan profesional, BISA digerakkan secara manual.
Susunan lensa ini akan memakan tempat yang cukup besar, oleh karena itu kamera digital dengan lensa zoom pada umumnya memiliki lensa yang menjulur kedepan. Semakin besar focal-length terbesarnya, semakin panjang pula moncong lensa. Moncong ini semakin panjang lagi jika kamera memiliki feature ‘Optical Image stabilizer’, dimana terdapat lensa tambahan yang dirancang untuk mengurangi efek akibat goncangan. Contoh kamera jenis ini adalah Canon PowerShot S2 IS (akhiran IS berarti Image Stabilizer).
Akan tetapi, beberapa model kamera digital dirancang stylish tipish dengan menyusun lensa ini secara vertikal, sejajar badan kamera. Cahaya masuk dibelokkan dengan prisma, dilewatkan susunan lensa yang berjajar vertikal, menuju sensor yang terdapat di dasar badan kamera. Dengan cara ini, kamera bisa begitu tipis, hingga cuma 1 cm saja. Walaupun berakibat terjadinya sedikit distorsi cahaya, kamera jenis ini cukup larish Manish. Contoh kamera ini adalah Sony seri T (T3, T5), dan Pentax WP5.
Sudut gambar?
Penggunaan panjang fokus yang berbeda menimbulkan efek sudut pandang yang berbeda terhadap suatu obyek.

Lensa dengan fokus yang pendek sering disebut lensa lebar (wide lens), digunakan untuk pemotretan obyek yang luas. Sedangkan lensa panjang digunakan untuk memotret obyek yang lebih sempit, atau obyek yang jaraknya lebih jauh.
35mm Ekuivalen?
Di majalah atau situs panduan belanja seringkali dituliskan bilangan panjang fokus 35-105mm ekuivalen, padahal ketika dilihat pada spesifikasinya kamera cuma tertulis 6-18mm. Begini ceritanya:
Sudah bertahun-tahun lamanya orang menggunakan kamera film, ukuran film ada bermacam-macam, tapi yang paling dominan adalah film ukuran 35mm. Sehingga para tukang poto sudah terbiasa dengan efek yang dihasilkan untuk tiap-tiap panjang fokus. Misalnya, untuk memotret close-up digunakan panjang fokus 80-100mm,untuk mengambil gambar pemandangan dengan lensa lebar 28mm, dan seterusnya.
Sedangkan sekarang, ukuran sensor kamera digital (fisik, bukan megapixelnya) yang diproduksi berbeda-beda. Pada umumnya kamera kelas konsumer memiliki sensor yang lebih kecil (1/1.8 inch-1/2.5 inchi) dibanding kamera kelas prosumer, apalagi dibanding kamera profesional. Sensor berukuran sama dengan film 35mm disebut juga Full Frame Sensor, kamera model ini harganya bisa mencapai 80juta rupiah.

Perbedaan ukuran sensor ini menimbulkan perbedaan sudut gambar yang dihasilkan, walaupun dengan lensa dengan panjang fokus yang sama.
Untuk memudahkan konsumen membayangkan bagaimana sudut gambar yang bisa dihasilkan, produsen biasanya menyertakan bilangan ekuivalen jika dibandingkan dengan kamera 35mm.
Jadi jangan heran kalau ada kamera dengan tulisan pada lensa :6-18mm, tapi dituliskan 36-108mm, ini maksudnya angka ekivalensi dibanding lensa 35mm.
Optical Zoom
Selain ukuran megapixel sensor, optical zoom paling sering muncul di spek kamera digital. Optical zoom adalah perbandingan antara panjang fokus terjauh dibanding panjang fokus terdekat. Misal, lensa 35-105mm (ekv) berarti memiliki 3x (105/35) optical zoom.
Faktor lain
Selain lensa, faktor yang mempengaruhi kualitas hasi pemotretan adalah kualitas sensor, dan tentu saja the man behind the lens yang memegang kendali atas pengaturan diafragma (aperture), pencahayaan, kecepatan rana (shutter speed), dan komposisi. Perlu ditulis di sini juga nggak ya?
—
thanks to mbah baskara atas koreksinya ![]()
October 17th, 2005 at 7:11 am
oh, ini too!cerdas siy…bermutu lagi,tapi serunya manaaaa….???!!!
October 17th, 2005 at 7:17 am
FISIKAAAAAAAA……..
*kabur*
October 17th, 2005 at 7:38 am
keren her…….
October 17th, 2005 at 7:38 am
duh, her.. gw gag ngerti babar blass… hehehe…
October 17th, 2005 at 7:52 am
hehe.. iya deh yang ganteng
. btw kemaren liat dirimu di MTV Weekend
tulisannya menarik banget nih, sayang aku cuma kenal kamera dari depan (dulu, jaman masih jadi banci foto kelas kambing
). skarang suka juga moto, tapi objekna cuma Naila mulu. harusnya sih ga masalah ya, dasar gwnya yg ga niat meng-improve kemampuan motret 
October 17th, 2005 at 8:28 am
Hehehehe…Her, ini ngomongin “jeroan”nya istri ke-2 ya?
*ngiler D70s detektid*
October 17th, 2005 at 8:35 am
aduhh fisika banget
pusing aku….hihih tapi top banget postingan kali ini
bagaimana dengan kamera ku yak…
October 17th, 2005 at 9:31 am
hmmm….maksudnya gimana ya her??…
October 17th, 2005 at 10:27 am
bahas perbedaan lensa dong, kenapa bisa beda2x dan perbedaan kualitas itu tergantung apa? misalnya sony punya camera yg pake lensa buatan orang lain yg ngetop dsbgnya.
October 17th, 2005 at 10:34 am
Cool!
Pengenalan teknologi kamdig dasar yang mudah dicerna.
October 17th, 2005 at 11:14 am
bagus…tapi otakku belum pengen tahu. *save shortcut*
October 17th, 2005 at 11:27 am
weits! sip nih… besok sekalian tutorial cara nyari angle yg ciamik
October 17th, 2005 at 11:49 am
Horee Fisika (Huuuuuuuuuuuuu
)!!! Pada prinsipnya sama seperti teleskop (maklum calon astronom..). Ilustrasinya bagus, isi tulisan lebih mudah dicerna via gambar. Suwun, Her, memberiku inspirasi
Digicam…salah satu benda yang aku incer saat ini (kapan terealisasikan T.T ..)
October 17th, 2005 at 11:49 am
Horee Fisika (Huuuuuuuuuuuuu
)!!! Pada prinsipnya sama seperti teleskop (maklum calon astronom..). Ilustrasinya bagus, isi tulisan lebih mudah dicerna via gambar. Suwun, Her, memberiku inspirasi
Digicam…salah satu benda yang aku incer saat ini (kapan terealisasikan T.T ..)
October 17th, 2005 at 11:52 am
Nice article pak. Simple n informatif. nice graphics too
October 17th, 2005 at 12:31 pm
Sebuah artikel orijinal, tulisan milik sendiri, dan kreatif.
Tapi….. masih ada yang salah kaprah, misalnya:
1. resolusi TV = 320 x 240 ??????
2. panjang fokal di kelas konsumer digerakkan motor, sedangkan di DSLR digerakkan manual?
3. lensa tetap juga bisa punya “moncong”. coba lihat lensa 600mm
October 17th, 2005 at 12:37 pm
#16. HAHA..thanks koreksinya..
1. resolusi TV = 320 x 240 ?????? < = Maksudnya resolusi VCD ..hehehe, gak konsen ngetiknya nih
2. panjang fokal di kelas konsumer digerakkan motor, sedangkan di DSLR digerakkan manual? < = maksudnya BISA digerakkan secara manual
3. Hmm.. kan gak ditulis lensa tetap harus gak punya moncong tho? hihihi
October 17th, 2005 at 3:53 pm
bagus….. tapi sayang aku ga dong!
October 17th, 2005 at 5:01 pm
nah… ini dia nih, tutorial yang ditunggu-tunggu.
bahas dong bukaan rana, trus cuaca pengaruh gak?
beda setelan siang atau malam apa?
October 17th, 2005 at 7:07 pm
mending learning by doing.. jadi, beliin digicam dongg!!!
October 17th, 2005 at 9:01 pm
untung sebelum beli kamera digital, aku dinasihatin utk. melihat lens zoomnya. Walopun, cuma 3.2 megapixel tapi canonku lens zoomnya 4x. Sedangkan ada banyak kamera yg mp-nya lebih tp lens zoomnya lebih kecil.
(sok tau, taunya ini doang…
he he yg penting partisipasi).
……….
October 17th, 2005 at 9:33 pm
#21
Semakin besar MP, semakin besar kita butuh memory card (CF/SD/MS/XD), semakin besar kita butuh memori PC untuk memuat gambar, semakin besar kita membutuhkan harddisk untuk menyimpan gambar, …. yang berarti semakin besar uang yang harus dikeluarkan.
October 17th, 2005 at 10:04 pm
wahh..salut Her! niat bangeeeeettttt… heheheheh
October 17th, 2005 at 11:22 pm
waaa!! kmaren ulangan fisika tentang optik cuma dapet 7… jago fisika yah mas? hehehe…
October 17th, 2005 at 11:50 pm
ah gue emang jelek nilai fisikanya. akh. kimia gue ngerti! btw, met kenal!
October 18th, 2005 at 2:29 am
HALAH..
gag usah jualan disini her..
hehe.. thanks atas infonyah herry aka kodok ngerock ma man ^_^
October 18th, 2005 at 3:38 am
Hm, kalo lensa VGA itu artinya apaan? Itu loh, yang biasa ada di henpon.
October 18th, 2005 at 4:52 am
#22. Yeah… megapixel besar benar-benar makan tempat di hardisk.
#27. Yg VGA itu bukan lensanya, tapi sensornya. Resolusi VGA:640×480 alias 0.3MegaPixel
October 18th, 2005 at 6:49 am
her… sama trick-trick nge-shoot donk …
** towel-towel heri **
October 18th, 2005 at 10:20 am
mantap Her..!
plus screenshot resultnya..
ya latjutkan soal the man behind the camera, control diafragma dll
October 18th, 2005 at 3:27 pm
Sayang, nggak punya kamera
October 18th, 2005 at 3:47 pm
gw seneng fotografi …
tapi selalu ngga ngerti kalo baca soal ginian … ;__;
haduh. ^ ^;;;
October 18th, 2005 at 6:19 pm
GILEEE HER… GILEEEE..
October 19th, 2005 at 4:58 am
bagus her.. btw itu gambar ilustrasi bikin ndiri yak ?
niat banget jek !!
October 21st, 2005 at 4:32 pm
Hmmm, nice.. mmm tapi banyaknya.. orang gak begitu care sama masalah gini her.. mending bahas gimana mengkombinasikan aperture, shutter speed sama flash sehingga menghasilkan gambar yang bagus.. teknik ngambil gambar kalo low light dan juga ngatur white balance masih banyak yang bingung lho.. hehe.. anyway.. nice.. ada contoh gambar ga? hoho..
October 26th, 2005 at 4:20 pm
Top markotop
November 3rd, 2005 at 2:07 pm
Aduh Her, top bgt deh. Gampang dimengerti kata-2nya, yg semula “gelap”, jd rada terang neh skg
. Cuma, bisa request ga? hehe, tolong terangin ttg lampu blitz dong. Hiks, kamera-ku bermasalah blitz-nya (*lampu di dalmnya pecah*). ga ngerti aku jg knp bisa tiba-2 pecah gitu, yg jelas tuh blitz ga nyala lg. Udah dibawa ke service center, cuma…alamak, mahal banget seh spare part yg mesti dibelinya. Lebih bagus lagi kalo punya tips cara-2 ngambil foto tanpa pake blitz dg hasil yg tetep ok (especially di mlm hari; tp jgn suruh gw ganti pake senter ya…). Thx mann….!
November 15th, 2005 at 3:39 pm
#28 “Resolusi VGA:640×480 alias 0.3MegaPixel”
Itu hitungan 0.3 MP dapet darimana ya? Apa ada rumusnya?
November 15th, 2005 at 3:44 pm
#38. Rumusnya ya perkalian biasa.
640 x 480 pixel = 307.200 pixel = 0.3 juta pixel tho?
January 2nd, 2006 at 7:49 pm
[…] *sekedar meneruskan yang dulu* […]
February 24th, 2006 at 2:19 pm
wah sip itu her…
April 27th, 2006 at 6:55 pm
wuihh… makasi artikelnya.. bantu gw selsein tugas dari guru. thx. memang, ga da pelajaran yang serumit fisika,, bete dee…..
June 7th, 2006 at 3:39 pm
sebenar na ce qu pwengen ngerti tapi gmn y qu g’ pernah nyambung ma pelajaran fisika,,,,tapi makasih buat informasi na
June 27th, 2006 at 12:47 am
[…] – Topik Terkait : - Mengenal Sensor Kamera Digital - Mengenal Lensa Kamera Digital […]
January 24th, 2007 at 6:00 pm
hii…lam knal…sy ion…sy mau tanya tentang pengaturan fokus pd kamera digital yg bisa…gmn caranya kita bisa tau fokusnya brapa sampai brapa…sdangkan di kameranya hanya ada auto fokusnya On/Off…???
tolong dibalas k email y…makasi…
February 22nd, 2007 at 9:49 pm
bagus juga tuuhh
nanya nih mas her, apa sih artinya:17-55mm f2.8, pada lensa
trus untuk memotret jarak fokus 1meter misalnya, butuh ukuran lensa bera mm ? ( rumus perhitungannya )
trimsss…
May 14th, 2007 at 8:45 am
her,
1. kenapa kamera digital saya saat di pake di ruang tertutup untuk memotret obyek di panggung (lampu/cahaya hanya ada di panggung )hasilnya jelek sekali, gelap?
2. apa kelemahan batere lithium?
3. kalo yang menentukan lensa, ada saran nga jenis cam dig yang bagus, budget 2 - 3 juta
4.thanks
May 15th, 2007 at 11:56 am
#hartono:
1. ya berarti cahayanya kurang.
Biar bagus, gunakan setting ISO yang lebih tinggi (200, 400 atau lebih), supaya bisa tetep dapat shutter-speed kurang dari 1/60detik. Dan kalau motret jauh, jangan pakai flash.
2. Kenapa nyari2 kelemahannya? kan dipakai biar lebih enteng. lemahnya ya lebih mahal.
3. Beli yang sesuai kebutuhan. Kalau perlu buat di motret panggung, cari yang ISO tinggi (Fuji F10, F31). Kalau nyari buat motret jauh ya kamera yang lensanya panjang (zoom besar).
4. Sama-sama.
May 23rd, 2007 at 11:34 am
hai2
May 23rd, 2007 at 11:36 am
eh,gw tu d srh guru gw bwt cri tahu ttg camdig
May 23rd, 2007 at 11:38 am
Alloooeeeeeee……. Met cuci mata,,,
May 23rd, 2007 at 11:44 am
taw g ciiiih???? klu cekarang w lgi d suruh guru w nyari informasi tntg susunsn lensa pda kameraaaaa…… buanyak amat cih tulisana???!!!!!
September 3rd, 2007 at 4:35 pm
Mas,ok tuh…….tapiaq bingng mau molih kamera digital.bagus mana antara sony W-90 , Kodak V-803n Panasonic Lumix FX-10????? Ditinjau dari kualitas gambarnya?bagi tips donk???? Thanks
October 28th, 2007 at 6:01 pm
klo menurut mas kamera yang terbaik dalam segala hal kamera merek apa dan tipenya apa? mungkin teman2 juga bisa memberikan komentarnya.
www.misbahuddink.com
November 9th, 2007 at 4:02 pm
Artikel yang menarik dan informatif. Saya minta izin mengcopy gambar ‘perbandingan ukuran sensor’ pada artikel diatas, siapa tahu bisa saya pasang di blog saya. Apabila Anda berkeberatan silahkan email saya. Terima kasih.
November 13th, 2007 at 10:23 am
maz minta suggest ttg camdig akira s3x dunk….kebetulan nyari2 tu info produk ntu suseh banget
January 22nd, 2008 at 4:34 pm
tanya dong…
kl kita ngambil gambar dari suatu camera, pake acara di-zoom2 segala, kita bisa ngitung pjg fokusnya gak? ato sekalian aja ngitung brp perbesaran / perkecilan (pilihan kata yg krg tepat sepertinya) image yg dihasilkan dari objek real-nya? penting nih, buat skripsi…
makasih…
March 11th, 2008 at 4:13 pm
Pas banget…saya suka tulisannya
klo punya artikel yg mengenai lensa
kamera atau apapun, tolong e mail ke
aku ya..trim’s…
April 10th, 2008 at 3:29 pm
DuuCh….jd pNgen DeCh tW lbh bNyk tNtang LeNsa Megapixel,kyx MnyeNang_kn Bgt…qlw Ad Yg Baru Tlng Beri tW k_Email q Yach… ThaNnnnkZ,,By:Odha