VCMD: Visit Calon Mertua Day

Selain buka bersama, lebaran juga merupakan momen yang serbaguna. Pada hari Idul Fitri dan hari-hari sesudahnya -tanpa keperluan yang penting- kita jadi merasa nyaman untuk berkunjung ke rumah tetangga-tetangga, sanak saudara, bahkan rumah calon mertua.
Bahkan, aku merasa wajib untuk sekedar berkunjung ke rumah-rumah sedulur-sedulur untuk bersalam-salaman, saling meminta maaf. Walaupun, terakhir kita bertemu dengan mereka adalah lebaran tahun kemarin, jadi mungkin permintaan maaf tahun ini untuk kesalahan pada kunjungan tahun kemarin. Mungkin karena tahun lalu aku makan kacang bawang tapi hanya milih bawangnya saja. Yah, yang penting kan menyambung silaturahiim-nya.
VCMD
Berbeda dengan pasangan yang tinggal dalam satu kota, dimana berkunjung ke rumah pacar adalah hal yang biasa, bagiku lebaran adalah saat yang tepat untuk melakukan silaturahiim ke rumah calon mertua. Walaupun tahun kemarin aku sudah ke rumahnya beberapa kali, dengan berbagai alasan.
Dengan tekat kuat, kamera digital, dan sepeda motor, aku datang ke rumah cintah di daerah Temanggung. Perjalanan 2 jam, Jogja-Temanggung, terasa sangat pendek karena sepanjang perjalanan dilalui dengan memikirkan apa yang akan diperbincangkan disana. Rencana, rencana, rencana…
Seperti tahun sebelumnya, aku mendapat sambutan yang hangat dari mereka. “Walah, kok gondrong sekarang. Mbok dipotong rambutnya,” kata ibu. “Hehe, iya bu, maaf belum sempat”. “Sama siapa ke sini? adik kok nggak diajak?”. (semua dialog diterjemahkan dalam bahasa indonesiah).
Yah, begitulah pembicaraan berjalan ngalor-ngidul cukup lama. Setiap kali ingin mengungkapkan apa yang dipikirkan di jalan (dan dirumah, dan di kantor, dan di mana-mana) tadi kok rasanya mulut nggak bisa bicara. Aku merasa belum siap.
Akhirnya, karena waktu sudah cukup siang yang terucap cuma, “Pak, bu, permisi mau ke tempat teman-teman dulu”. “Ya, silahkan, hati-hati yah. Salam buat ibunya …”
Well, semua yang sudah dipikirkan dan direncanakan tidak jadi terucap. Akan kucari kesempatan lain. Lagipula, nggak harus pas lebaran tho. Yah, paling tidak hari itu bisa jalan-jalan seharian bareng cintah di segarnya alam pegunungan.
Dan tiba-tiba waktu habis seiring kami berdua menatap matahari memerah, terbenam di lereng gunung Sumbing.
Yeah, chicken go to hell. Better luck next time. Bigger brave next time. Maaf ya sayang.
Btw, ada yang bisa ngasih tutorial untuk VCMD-Preparation?
November 11th, 2005 at 10:10 am
hahaha…gw cuma bisa bilang..be yourself..n yakin, tuh calon mertua bakal jadi your new parents..so, gak usah dijaim2in segala…
btw, gak ada rencana pisah ma your cintah kan???hehehe stay cool…
November 11th, 2005 at 10:14 am
LAMAR ATAU PUTUS…!!!???
November 11th, 2005 at 10:22 am
humm.. aku kan cewe ya, jadi dulu klo VCMD paling2 siap2 dandan yg cantik dan sopan, plus senyum sana senyum sini
November 11th, 2005 at 10:33 am
santay aja, ric.
ntar kalo dah ketemu sama camer,
baru deh mulai ngomong..
bisa ngomongin rumahnya rapi,
masakannya enak (kalo ditawarin makan!),
jauhnya perjalanan dari rumah ke sono,
tanya kerjaan camer,
etc.
kebanyakan rencana yang diomongin,
malah kadang gak pas sama situasi.
gutlak deh.
November 11th, 2005 at 1:12 pm
siapkan fisik dan mental
** kabur **
November 11th, 2005 at 1:26 pm
#2 Sangat setuju.
Gw jadian sampe Nikah gak sampe 40 hari.
November 11th, 2005 at 1:28 pm
nahh… ini dia! VCMD akan menjadi momen yang sangat penting buat kamu, karena mereka akan menilai secara langsung dirimu seutuhnya. haha!
menurutku *dr pengalaman bbrp waktu lalu*:
- jaga sikap, tetep sopan, tapi nggak usah dibuat2… just be relax and be your self
- usahakan bersikap ramah ke seluruh anggota keluarga. adek-kakak-nenek- kakek-om-tante-budhe-om- pakde-ponakan-bahkan sampe binatang piaraannya, mereka semua sedang menilaimu
- ati2 omongan, mereka sedang mencatat setiap kata yang keluar dari mulutmu.
- jangan banyak omong gede2 ato sesumbar, bersikaplah low profile, tapi tetep pede
- cerita tentang dirimu, keluargamu, atau pekerjaanmu. tampilkan bahwa dirimu dr keluarga baik-baik, punya harapan masa depan, dan bisa dipercaya menghidupi anaknya kelak
- ambil hati camer, misalnya membawakan oleh2 yg mereka senangi, ato ngobrol2 seru ttg topik yang nyambung dengan mereka. cobalah akrab
- jangan menampakkan bahwa kamu hanya butuh cintah, nggak butuh keluarganya. *ini point penting sekali*
- jangan grogi dan salah tingkah. pokoknya pede aja deh
- jangan lupa berdoa, biat dimudahkan jalanmu…
hehehe… banyak banget yah! :p
just sharing aja.. karena aku punya pengalaman buruk VCMD. gara2 bbrp hal kecil, akhirnya si dia nggak dapet lampu ijo… huhuhuu..
so, aku berharap pengalaman buruk itu nggak terulang padamu
GOOD LUCK, bro!
November 11th, 2005 at 1:30 pm
MAKAN - MAKANâ„¢ !!!!
November 11th, 2005 at 2:22 pm
VCMD gag tau ri?
tapi kalau VCD tau! mau yg mana ri? yg bokep?
November 11th, 2005 at 3:22 pm
Dulu, sewaktu akan bertemu dengan mertua, diperjalanan saya juga berfikir tentang apa yang akan kita bicarakan nanti. Tapi begitu bertemu calon mertua, setelah sedikit berkenalan, beliau berkata, “Ya, saya sudah mengerti maksud kamu kemari”. Wah, akhirnya apa yang ada dikepala saya hilang semua.
Akhirnya saya dan camer menentukan kapan waktu lamaran dan nikah. Nggak tahu mengapa waktu itu begitu berani. Kalau sekarang mungkin nggak berani
November 11th, 2005 at 3:35 pm
JADI KAPAN NIKAHNYA?
November 11th, 2005 at 3:40 pm
wah..Ricz..walopun aku dah sering banget ke rumah camer (wong deket kok, sama rumahku
) tetep aja grogi mah ada, gugup, bingung, tapi yang paling efektif sih godain ade nya, hehe… dia punya adik kecil ga ? klo ga ada, paksa aja jadi ada! Ato bahan2 pertanyaan sperti ini mgkn bisa ngebantu : “klo disini jumatan hari apa ya ?” ato “maap, klo sholat magrib daerah sini berapa rakaat ya ?” piss… tapi sering nya sih kebingungan itu bisa melepuh waktu liat senyum manis nya pujaan hati kita… 
November 11th, 2005 at 3:59 pm
1. wajah mellow.
2. tapi tunjukkan ketegasan.
3. humor. tapi yang cerdas, jangan garing.
4. jangan tunjukkan perilaku2 menyimpangmu.
5. under any circumstances, jangan mau bilang secara nominal berapa pendapatanmu. serius.
ato kamu ikut cara saya saja : natural insting.
November 11th, 2005 at 4:14 pm
VCMD? Pura2 jadi salah satu anggota keluarga
). Jadi berlaku seperti udah akrab (tidak canggung ngomong) gitu deh seolah kmu bukan orang dari planet laen
*udahdicobadanmudah2angakgagal*
November 11th, 2005 at 4:22 pm
Tutorial VCMD
)
1. Cut your hair just now!
2. Be polite
3. Don’t forget to take a bath before you go
4. Use a correct language
5. Jangan sok pinter
6. Apa adanya, jangan terlalu banyak senyum
7. Boleh ngelucu, tp jangan berlebihan/humor jorok
8. Bawa hadiah kalo bisa (utk. bapak/ibunya)
9. it’s good talking about your future with their daughter
November 11th, 2005 at 4:26 pm
pic sekeren ituh, hasil jepretan sendiri yah? *kagum sampe abis dan gak bersisa buat yang laen*
November 11th, 2005 at 4:57 pm
Pd wae lah mas, n ojo grog1, gagu, dll.
. tak tunggu undangan ne.
p(diterima) = 90 % wis .
sukses y
November 11th, 2005 at 6:17 pm
pertama…. install linux!
November 11th, 2005 at 6:19 pm
keuda…. reboot!
November 11th, 2005 at 6:20 pm
ketiga…. hapus partisi!
November 11th, 2005 at 6:22 pm
keempat…. install windows!
November 12th, 2005 at 4:59 am
#3 tuh her dandan yang cantik! *gimana dandanin herry supaya cantik ya?*
November 13th, 2005 at 12:39 am
#22 pake bedak yang tebel…
November 13th, 2005 at 2:26 am
Selamat!
ditunggu MAKAN-MAKANâ„¢
November 14th, 2005 at 9:05 am
cara paling gampang? hamili dulu anaknya (hehehe)
btw… wah Ira ngebet kawin?
November 14th, 2005 at 10:30 am
wah her mo nglamar yak
jgan grogi her
ayo maju terus…..
dan ambil hati camer…anaknya khan udah… 
paling enggak, sering-seringlah kesana
November 14th, 2005 at 10:57 am
Insya Allah pasti bisa… herry gitu lho…
kalo kesempatan berikutnya masih grogi, dibawa nyanyi-nyanyi ajah dulu
* nang ning ning nang ning gung..!! *
November 14th, 2005 at 9:48 pm
shalat istikharah dulu sebelumnya
.anyway, nice pic!
November 15th, 2005 at 2:43 am
Ternyata Blogmu emang Blog Tuturial yang bagus banget Her
Judulnya ganti saja dengan “TUTORIAL MENGUNJUNGI CALON MERTUA”
November 15th, 2005 at 8:43 am
Wah, serupa tapi tak sama critanya..
Sekarang keraguan itu mulai menghilang dengan memperbanyak komunikasi.
Sering-sering aja telpon2. Lama2 mau ngomong apa juga [mulai] gampang.
November 15th, 2005 at 4:51 pm
ngak ada standarnya sih,
komunikasi yang baik (sering2) akan memperlancar niatan selanjutnya, sudah terbukti!!!
November 16th, 2005 at 5:56 pm
sigh!!! rumah camer(kalo jadi) jauh banget, harus nyebrang pulau jawa segala….
gutlak nekstaim her..
November 16th, 2005 at 6:31 pm
fotonya bagus,
btw itu foto matahari terbenam ya? menggambarkan bahwa cita-citamu hampir lenyap ditelan bumi?
xixixixixi
November 17th, 2005 at 12:34 am
hohoho.. look who’s getting married. oahku cerak karo omahe suto, dadi nak arep ngirim undangan wis ngerti toh??
ndang ditunggu..
November 17th, 2005 at 1:32 pm
*ikut-ikutan*
http://rputradi.wordpress.com/2005/11/16/gimana-seh-kalo-mo-ketemu-camercalon-mertua/
November 18th, 2005 at 4:15 pm
ehem
ehem
congratz ya her ^_*
November 27th, 2005 at 4:09 am
mmm, mas-ku pake tutorial gak yah? pertama kali ketemu ibunda lsg ngelamar dan diterima tuh… sakti juga ya? hihi… tanya aja ama pak yahya her.. hehe…
*back after delivery!*
December 2nd, 2005 at 4:12 am
kwe isih ireng po ora?
December 15th, 2005 at 11:10 am
[…] 1. Kenapa kamu sekolah di Yogya, emang di kota kamu gak ada SMA? Setiap kali aku cerita klo aku pertama kali kost adalah ketika berumur 15 tahun, ketika aku harus bersekolah di Yogya yang jauhnya kira-kira 90-an km dari kotaku, (Ini hasil hitungan cintah ketika berlebaran ke rumahku), selalu aja ada yang menanyakan pertanyaan bodoh di atas. […]