Bahasa Indonesia Itu Nggak Coolâ„¢
Beberapa orang mengeluh, betapa sekarang bahasa Indonesia semakin jarang digunakan secara utuh. Di setiap pembicaraan, tulisan, artikel, blog, song lyrics, nama toko, judul film lokal, atau apapun selalu ada bahasa asing yang terselip di dalamnya. Bahkan nama blog ini pun menggunakan bahasa Inggris. Its everywhere,
Kalau aku sih nggak ambil pusing. Its not a big matter. Akui sajalah, bahwa bahasa Indonesia itu nggak coolâ„¢, konvensional, dan old-fashion. Oleh karena itu, supaya pembicaraan atau tulisan lebih cool, perlu digunakan bahasa asing. Jangan banyak-banyak, cukup selipkan beberapa kata saja, gunakan sebagai keywords.
Terserah mau English, French, atau Japanese. Yang penting message delivered, pesan tersampaikan. Jika sepertinya lawan bicara tidak paham, dont worry, just give them translation after it, beri saja mereka terjemahan setelahnya. Easy isn’t it? Gampang kan?
Selain kelihatan lebih cool, penggunaan bahasa asing yang diselipkan juga akan menunjukkan kalau kita ini kaum terpelajar, clever, berpengetahuan luas, serta Go International. Biarkan lawan bicara atau pembaca tulisan kita tahu bahwa kita ini classy, berkelas gitu loh. Tidak perlu memaksakan diri seperti kaum marginal yang hanya berbahasa Indonesia saja, bersusah payah ngomong berdasarkan EYD. Tidak perlu pedulikan apa kata polisiEYD atau something like that.
Oleh karena itu, saat aku sedang menulis sesuatu, dan kupikir something is missing, maka pastilah di tulisan tersebut belum kutambahkan the secret recipe, bumbu rahasia yang membuat tulisanku lebih hot!. Pastilah aku belum menambahkan kata-kata asing didalamnya.
Kadang-kadang juga, saat menulis sesuatu yang memang nggak penting dan ngambang, aku tambahkan a little bit of english. Dan alakazzam, hasilnya akan lebih fantastic.
Lebih menyentuh
Penggunaan kata-kata asing ini diyakini akan lebih menyentuh pembaca dan lawan bicara. Misalnya:
- “Hidupku boring banget” akan lebih berkesan dibanding “Hidupku membosankan sekali”.
- “Happy birthday sayangku”, kedengaran lebih cantik dibanding “Selamat ulang tahun”.
- “My body is not delicious” akan lebih touching dibanding “Badanku sedang tidak enak”.
Jangan over dosage
Sekali lagi, cukup selipkan saja kata-kata asingnya, jangan terlalu banyak. Too much english will kill you. Tulisan dengan bahasa asing yang terlalu banyak akan terlihat complicated dan not friendly, membuat orang jadi malas membaca. Apalagi jika seluruh artikel tersebut berbahasa inggris. Kecuali jika memang tulisan ditujukan untuk orang asing. Aku kan menulis kan paling-paling cuma dibaca saudara setanah airku, nggak perlu inggris semua dong.
Aku sendiri tidak suka membaca artikel berbahasa inggris karena, just be honest, sebenarnya kemampuan bahasa inggrisku lemah. Tapi ingat, dengan menambahkan kata-kata berbahasa inggris saat menulis, aku jadi kelihatan smart kan?
Tidak terbatas English
Selain English, aku juga mempelajari bahasa-bahasa lainnya. Walaupun hanya sepatah dua patah kata, tapi akan lebih cool kalau diselip-selipkan. Kalau artikel bertema cinta selipkan bahasa prancis, artikel agama islam selipkan bahasa arab, artikel bertema manajemen dan industri selipkan bahasa jepang. Untuk artikel bertema teknologi selipkan bahasa jerman, tapi jika tidak bisa, English will work fine.
Tapi perlu diingat, kata yang diselipkan haruslah bahasa asing. Jangan menyelipkan bahasa daerah, jawa misalnya. Karena walaupun sama-sama tidak mengerti artinya, pembaca akan complaint kalo mendapati kata-kata berbahasa daerah. Selain itu, artikel jadi kelihatan weird.
Jadi, jika nanti muncul lagi tulisanku yang terdapat bahasa asing di dalamnya, whether it neccessary or not, dapat dipastikan kalau aku sedang tidak percaya diri dengan tulisanku itu, dan mengambil jalan pintas memasukkan kata-kata asing tersebut. Well, like I said before, Bahasa Indonesia itu nggak Coolâ„¢.
That’s it, mari kita jadikan EYD menjadi English yang Diselipkan, dan sampai jumpa pada tulisan berikutnya, Au Revoir!
December 5th, 2005 at 1:42 am
ain’t kewl eh? must be because pengaruh dari selebritis yang bergerak dibidang entertain :p
December 5th, 2005 at 1:47 am
kalo liat blognya temen2 gw di Wanita Sunda Antar Benua, yang cool adalah bahasa Sunda
December 5th, 2005 at 2:13 am
wot is dis ? after ah, ai not folo2
*opo iki? wis ah, aku ga melu-melu*
December 5th, 2005 at 2:16 am
超皮肉ï¼bravo!
December 5th, 2005 at 2:36 am
gud gud gud…
December 5th, 2005 at 2:42 am
Kalau menurutku yang penting bagaimana cara meramunya.
Tulisan dengan gaya tradisional seperti MH yang syarat dengan bahasa jawa cukup enak dinikmati. Atau tulisan Mustafa Bisri yang banyak bahasa Arabnya juga enak disimak. Demikian juga blogombal dengan ungkapan2 Indonesia yang tidak resmi juga sangat nyaman di nikmati.
Ya, kadang-kadang orang sangat menikmati masakan barat atau china, namun dilain kesempatan masakan yogya dan soto madura ternyata enak juga :))
Rak nggih makaten ta ?
December 5th, 2005 at 2:42 am
susu coklat anget2 Nnak bgt
December 5th, 2005 at 2:56 am
her bahasa jepun itu juga gak kul dong lha perhatiin lirik lagunya kadang nyomot2 dari bahasa lain termasuk bahasa indonesia disalah satu lagu Jakaruta No Kaze (wind jakarta)
Ini liriknya
———-
Nibasha ni notta kodomo ga te wo furu
Tada sore dake de egao ni nareta
Ichiba kugureba nanairo no kajitsu
Roji ni wa BECHA ga ikikau asa ni
Jauh di mata dekat di hati
Kokoro to kokoro wa hanarenai yo
JAKARUTA no kaze ga yasashisa tsureteku
Kotoba mo tsuuji nai basho na noni
Sore nara ashita wa kono kawa wo watari
Yama no fumoto made yukou
Koubashii machi wa yuuhi no iro ni somaru
Yoru ga otozure RANPU katate ni
Hadashi de hashagu kodomotachi
Otona wa ie ni toritachi wa KAGO ni
Jiyuu no kami to nemuri ni tsuku
Jauh di mata dekat di hati
Kokoro to kokoro wa hanarenai yo
SUMATORA no hoshi wa furisosoide kuru
Mita koto mo nai uchuu toki wa tomaru
Yappari ashita wa ano oka wo koete kimi wo mukae ni yukou
Hoshi wo tsukameru kono machi wa yoru mo kagayaku
JAKARUTA no kaze ga yasashisa tsureteku
Kotoba mo tsuuji nai basho na noni
Sore nara ashita wa kono kawa wo watari
Yama no fumoto made yukou
SUMATORA no hoshi wa furisosoide kuru
Mita koto mo nai uchuu toki wa tomaru
Yappari ashita wa ano oka wo koete kimi wo mukae ni yukou
——
kalo ngira gw ngebullshit neh download sendiri
December 5th, 2005 at 3:09 am
english eh? yah little little sih i can. beneran kok. suwer deh tekewer kewer. wes ah…
December 5th, 2005 at 3:12 am
超皮肉ï¼bravo!
December 5th, 2005 at 3:23 am
hahhahahhahahhahahahhah
ini baru lucu :))
December 5th, 2005 at 3:28 am
-My body is not delicious-
kek nya sering banged jadi satus y!m kmu ya Her!!…heuaheauha ^_*
December 5th, 2005 at 3:56 am
ah, gaya kamu her!
*jitak heri*
December 5th, 2005 at 4:11 am
*menunggu banpolEYD komen*
December 5th, 2005 at 4:17 am
no matter how cara nyampeinnya
sing penting apa sing nyong omongken,
rika ngerti maksud’e
December 5th, 2005 at 4:52 am
Haha. Good posting! Eh, artikel yang bagus!
December 5th, 2005 at 4:58 am
bwahahaha … detected
kula ngguyu … kedetek? terdeteksi? ditemukan? ketahuan?
waang pun lah Ndak Cool™!
*just kidding .. bari ngaloyor*
December 5th, 2005 at 5:21 am
pantes.. posting dengan basa england gw jarang laku
December 5th, 2005 at 5:46 am
aku jsutru setuju dengan apapun yang membuat ku nyaman .. males dong ya berpura-pura. Kadang-kdang menulis dengan bahsa indoensia juga susah dan seringkali menjadi kaku. Buakn karena bahasa indonesianya tapi karena penulisannya. Tapi kadangkala menulis dengan bahsa asing tuh malah jadi garing. Pas kegaringan itu datang, biasanya menulis dengan bahasa lokal menjadi lebih menyenagkan karena bsia mengalir begitu saja.
Sekarang kita liat tujuannya saja deh. Apapun bahasa yang kita pake toh akhirnya akan dinilai oleh orang lain dan itu bsia bervariatif. PoliEYD mgk lebih suka melihat tulisna yang gk dicampur-campur bahasa asing, atau yang suka ma bahasa non lokal lebih suka sebaliknya.
Jadi, mau pakai bahasa indonesia?
December 5th, 2005 at 5:49 am
huwahahahahaha…
her, postinganmu yang ini Coolâ„¢!
December 5th, 2005 at 5:54 am
Harree gennee gak pake bahasa Enggreess???
December 5th, 2005 at 6:06 am
setuju ama statmentnya, bahasa itu yang penting bisa menyampaikan apa yang mau kita sampaikain. it doesn’t matter mau gunain bahasa apa juga, nu penting mah batur ngarti.
December 5th, 2005 at 6:15 am
bahasa indonesia aja deh, her
walopun ndak co-ol, tapi kalo lagi rapat, aku suka pusing denger orang ngomong bali dicampur inggris yang hancur. bahasa indonesia aja. yang nggak formal juga nggak papa. sok keminggris tapi rusak malah ngerusak suasana. ya nggak?
December 5th, 2005 at 7:21 am
english is not the universal language, math is.
December 5th, 2005 at 8:13 am
Yang penting dari hati..
Apapun bahasanya, minumnya teh botol sosro.. haiyah, ngiklan di sini..
December 5th, 2005 at 10:57 am
cool kas
December 5th, 2005 at 1:51 pm
no what-what her. ini bagus,
gak usah shy-shy cat kalo mau nulis pake bahas inggris.
tapi biasanya kalo aku pake bahasa inggris, my children fruit stupid doesn’t play ;p
December 5th, 2005 at 1:59 pm
anak buahku gebleg, gak main blas
gitu?
:))
December 5th, 2005 at 2:07 pm
#28,UM andika, the maksud is:
anak buahku gebleg bukan main
December 5th, 2005 at 5:30 pm
penteng koment
December 5th, 2005 at 9:28 pm
waduh.. how ini terjadi, semua khan udah up to you.
December 6th, 2005 at 3:37 am
aku kok belom komen di sini? wierd deh.
nyahahahahaha
December 6th, 2005 at 4:09 am
ticer! yor kangfu is peri gut!
December 6th, 2005 at 5:45 am
keren juga postingan lo kali ini..
entah knapa baca artikel yg dibumbui dengan a little bit of english terkesan follow-ableâ„¢ (red: mudah diikuti).
December 6th, 2005 at 6:47 am
Pasti sedang mengalami rasa frustrasi akan terlalu banyaknya penggunaan istilah asing di ranah sekitarnya
December 7th, 2005 at 1:12 am
hemm
made paker made paker deh luw
(ini mengumpat setail orang desa…)
ihiihihih
December 8th, 2005 at 1:48 am
eh jadi kepikiran..
Her, opo coro Indonesiane “kunduran truk”?
kayaknya kalo “berdiri di belakang truk yg sedang mundur, lalu tertabrak” kepanjangan ya
December 8th, 2005 at 8:24 am
i do not what what
saya tidak apa-apa
hahahah…
December 9th, 2005 at 12:48 pm
“My body is not deliciousâ€
–
emang ada?
*geleng-geleng*
December 9th, 2005 at 2:00 pm
haha..
i like this post
December 10th, 2005 at 1:19 am
Rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput rumah kita sendiri. Fenomena yang lazim kok, orang Jepang juga kayaknya bangga banget kalo pake bahasa Inggris…sekalipun belepotan setengah mati mereka coba sisipkan phrase-phrase igirisu (baca english) dalam lagu-lagu pop mereka misalnya. Sebagian orang Amerika pun merasa punya kelas sendiri kalo bisa pake bumbu-bumbu bahasa Prancis dalam bahasa mereka …
December 10th, 2005 at 3:30 am
Who the man suck you around?
December 10th, 2005 at 11:30 am
pantesan bangsa indonesia ga maju2…
December 10th, 2005 at 12:03 pm
Hericz Itu Gak Coolâ„¢
December 11th, 2005 at 1:36 am
tulis sajalah!
mau dibaca terserah, tidak pun sabodoh!
lah ini kan tempatmu toh.
pake bahasa apa pun, yang penting pesannya sampe.
halah! *opo iki?*
December 11th, 2005 at 9:53 am
*tereak..*
Her.. KAPAN APDET?
*tarek nafas.. fiuh.. lega*
December 11th, 2005 at 1:37 pm
no comments, siipp daahh
December 11th, 2005 at 2:29 pm
December 12th, 2005 at 8:59 am
bahasa Indonesianya sih sebenernya cool-cool aja, yang nggak cool itu orang2 yang suka nggak PD pake bhs Indonesia.
December 12th, 2005 at 2:13 pm
buat saya bahasa indonesia masih baik-baik saja. namanya juga bahasa asli kita..
December 14th, 2005 at 2:06 am
walking-walking yuukkk :p
December 15th, 2005 at 5:40 am
Aku sih gak setuju kalo dibilang Bhs Indonesia gak cool. Menurutku, bukan gak Cool, tapi gak luwes. Vocabnya pun terbatas (kadang terbatas gak ada vocab, kadang kalopun ada vocabnya gak umum). Buat aku juga, mau ngomong bhs Indon diselipin bhs asing, ato bhs asing diselipin bhs Indon sih suka2 aja… gak bakal aku komplain
December 17th, 2005 at 4:47 am
too much english will make you seen by overseas venture capitalist. :lol:, bukan will kill you.
Have a nice day :p
December 17th, 2005 at 4:45 pm
bahasa indo,bahasa yg paling enak buat dibikin humour.. saking banyaknya mo disebutin contohnya..gue bilang ketemen gue yg japanese ; sakuku rata, suzuki kunaiki… dia ketawa dan bingung..kedengaran jepang tapi no meaning…see?
bahasa indo itu cool..kecuali kalo terjemahin ke IT..jadi aneh..kalo nggak percaya coba aja liat yahoo versi indo…
Bahasa Indo?..cool lah…campur2 juga keren…indolish juga cool..semuanya tergantung gimana cara merangkainya deh…
January 13th, 2006 at 3:16 pm
ahh..kuul aja kok…
loe aja river..yang gak dingin…
*terjemahan orang britain..kaku..*
February 22nd, 2006 at 4:31 am
Orang Indonesia jaman sekarang itu kayanya emang manusia 1/2 mateng…; bahasa daerah ngak keruan, bahasa Indonesia tanggung, bahasa Ingris 1/2 jadi, bahasa asing lainnya belepotan…
Telor setengah mateng emang enak dan menyehatkan; manusia setengah jadi? walah-walah…… tapi asyik juga tuh posting paling tidak tuk sekedar sarapan pagi… hikhikhik……
April 1st, 2006 at 12:33 am
[…] Eh ya, by the way (bahasa Indonesia nggak cool), harga vaksin HiB ini tidak kurang dari Rp. 180 ribuan. Vaksin HiB kombinasi dengan DPT (maksudnya kedua vaksin diproduksi dan terkandung dalam ampul yang sama) harganya lebih mahal. Apalagi HiB kombinasi DPaT (DPT gak pake demam, gampangnya, walau tidak menjamin anak tidak akan demam). Total dengan polio oral (imunisasi DPT selalu bergandengan dengan polio), bisa Rp. 300 ribuan. […]
May 14th, 2006 at 3:41 pm
Keterbatasan kosa kata indonesia - yg efeknya dinilai kurang sensasional - sebenarnya bisa disikapi dengan lebih kreatif. Di titik itulah sebenarnya terbuka peluang untuk menciptakan kosa kata baru.
Bagi gue efeknya lebih dasyat, lebih sensasional, lebih seksi, lebih merangsang, ketimbang menggantinya dengan bahasa lain. Dan justru disitulah “kenikmatan berbahasa”, atau “Bahasa yg sanggup mengejakulasi” dalam istilah Roland Barthes.
Selain itu, dengan mulai main comot bhs asing, bahasa kita akan terhegemoni. Lalu “stagnan” (huee .. ini bahasa asing ato bukan?)Padahal bahasa semestinya berkembang.
Tapi, ah repotnya, siapa yang mo peduli dengan bahasa indonesia, khan salahnya sendiri terasa sebagai bahasa museum ……
(baru baca postingan ini setelah masuk blognya pipit)
June 20th, 2006 at 10:03 am
[…] Lepas dari anggapan orang bahwa bahasa Indonesia itu tidak cool (selanjutnya saya sebut sebagai “bahasa” saja. Untuk bahasa Inggris saya sebut “English”. Red), saya suka kok pake bahasa. Masalahnya, untuk beberapa kasus bahasa kurang luwes. Misalnya untuk bikin lagu heavy metal. Lagu heavy metal, pakai birama cepat. Banyak tikungan dan pendek-pendek. Perhatikan penggalan lirik dari Blackened Metallica : Opposition… Contradiction… Premonition… Compromise […]
June 28th, 2006 at 12:21 pm
hah! bhs indo ga coolâ„¢? pake engrish aja kali
August 15th, 2006 at 5:31 pm
yah, yg pnting gimana enaknya aja dah…
August 15th, 2006 at 6:05 pm
c’est difficile… nulis pake bahasa indonesia aja, you know!! hikhikhikhik…
January 5th, 2007 at 2:09 pm
[…] Jika anda berpikir sepakat dengan Hericz bahwa Bahasa Indonesia itu nggak cool apakah anda memang cool saat berbahasa Inggris? Menyampaikan kecerdasan berpikir terkadang diekspresikan dalam bentuk paradoks atau hipokritikal. […]
January 6th, 2007 at 4:03 pm
kutip
‘Tapi ingat, dengan menambahkan kata-kata berbahasa inggris saat menulis, aku jadi kelihatan smart kan?’
ya, terlihat pintar memang.
tapi ingat, hanya terlihat,
bukan benar-benar jadi pintar.
January 11th, 2007 at 1:01 pm
gmana orgnya aja yg ngomong..
klo mantes pk ingglish y gpp
tp klo mantesnya endo y endo aja lah
January 29th, 2007 at 2:46 pm
Luthu banget artikelna…. buawahahahahahah…
Loe koolz man..
Tapi aku bangga tuh pake Bahasa Indonesia… Mudah dipelajari… Lagian emang bahasaQ dari umum 8 bulan 1 hari sih…. mau digimanain lagi… He he he..
Artikel ini cukup menyentil akan aku forward di milisku…. Bwahahahaha
February 27th, 2007 at 12:48 pm
why don’t you used fully english?? Why, did you need a fusion language in a first place? Hello!! Language is arbitrary and convensional. So no matter what language did or do you use, it’s still a language.. No different at all??? Por favor
April 24th, 2007 at 11:27 am
Boleh aja asal tau aja kata yg tepat.
1. Clever tidak seharusnya dipake utk ungkapin org terpelajar. clever itu maknanya konotasi (cerdik licik, kaya serigala tu clever). lebih tepat smart. Klo smart tu cerdas, manusia.
2. Boring, terlanjur salah kaprah dlm slank di indonesia, seharusnya BORED.
3. My body is not delicious
May 25th, 2007 at 12:06 pm
hi, just wondering what this says:
“Walaupun gua nggak ngerti, boleh dehhhh”
thanks
June 26th, 2007 at 6:52 pm
Maaf mas ikut nimbrung.
Mas, bahasa indonesia itu adalah bahasa nasional kita, identitas bangsa kita, budaya kita. Semestinya kita jaga keutuhannya dan sekuat mungkin untuk kita bela. Bukannya malah menjelek-jelekkan kayak gitu!
Jika kamu ingin membunuh/menghilangkan suatu bangsa dari muka bumi, maka bunuhlah bahasanya terlebih dahulu. Itu kata orang pinter lho mas…. dan memang bener kok! Coba, kalo tidak ada org yg pake bhs Indonesia, berarti tidak ada lagi org indonesia. Musnahlah sudah bangsa kita.
Siapa lagi yang akan membesarkan bangsa Indonesia kalo bukan bangsa Indonesia sendiri. Sungguh keliru jika merasa keren dengan mencomot kalimat asing dalam bahasa sehari-hari.
Justru Pelan-pelan kita sendirilah yang mematikan bangsa kita sendiri.
Lucu ya orang indonesia! Berpikirnya tentang bangsa sendiri jelek terus. Padahal dari siapa, oleh siapa dan untuk siapa bangsa? Semua ya dari kita sendiri, orang Indonesia! Kalo mau bangsa ini baik, ya Lebih baik ubah pola pikir. Minimal dari sendiri.
June 26th, 2007 at 6:55 pm
kalau mau diskusi lebih lanjut silakan kirim email ke home_165@yahoo.com. Terimakasih
July 3rd, 2007 at 8:17 pm
Tertangung utk apa: kalau saya pacaran pake bahasa gaya X, kalau saya marah saya pake bahasa model Z, kalau saya membuat dokumen resmi yang ada implikasi hukumnya kelak saya akan pakai bahasa indonesia yang lugas. kalau saya jadi presiden saya pun akan menggunakan bahasa yang berbeda-beda tergantung sikon. Bicara di Lumpur Lapindo beda bicra di sidang interpelasi.
Ya tergantung untuk apa lah.
July 15th, 2007 at 1:34 am
kul di dalam kul di luar
hahahaha kayak iklan aja bro! …. upsss salah.. sob deh kudunya biar ga pake bra bro-an hahahaa…
aniwei, cool blog! ™ kudos! halah.. londo deui
*ngacirrrrr
August 18th, 2007 at 11:46 pm
mencampur-campur bahasa memang cermin bahwa kebudayaan kita sudah bobrok luar-dalam.
Bukan masalah penggunaannya, tapi keinginan untuk berbahasa Indonesia memang sangat kurang.
Sekali lagi harus diakui bahwa kita memang tertinggal jauh dan suka ikut-ikutan demi imej yang bagus.
August 18th, 2007 at 11:50 pm
Wah….!
Hebat ya, ternyata bahasa Indonesia mulai ‘gak laku.
Jangan-jangan beberapa tahun ke depan bahasa nasional kita adalah bahasa campuran Inggris-Indonesia, alias negara ini dijajah lagi, cuman kali ini sama bangsa sendiri yang mengaku lebih “cool”
Merdeka !!!
August 24th, 2007 at 10:22 am
Ukuran “nggak cool” sangat subjektif dan tidak memakai data empiris yang jelas. Orang Jepang saja menganggap bahasanya lebih “berbudaya” (bukannya “lebih cool”) dari bahasa Inggris.
Usulan dari penulis (yg bukan ahli bahasa) saya pikir patut untuk tidak diperhitungkan.
Penulis sepertinya terlalu banyak mendengarkan lagu-lagu barat yang menurutnya “cool”, walaupun saya tidak yakin apakah dia tahu “rasa bahasa”nya.
August 24th, 2007 at 12:12 pm
Setuju sih kalo buat expresi..bahasa apa aja bisa.
Cuman kalo nyempilin bahasa inggris ke Indo sih….gua nga bisa liat Pinternya di mana, meng-International juga engga..orang “international” juga nga akan ngerti.lebih gaul aja kali iya..
Kalo nulis dalam Indonesia penuh dengan bahasa yang benar .nah itu baru pinter..susah banget bos bahasa indonesia tuh ya..:) atau dalam bahasa inggris penuh..
Tapi balik lagi ..kalo cuman sekedar luapan expresi sih ..setuju, bahasa apa aja deh seenak penulisnya!Tapi jadi Lebih Pinter?….. jelas Engga!
September 6th, 2007 at 10:09 am
Yo guys…
Kayanya rame neh. Gwa mau ikut nimbrung aahhh…. No what-what kan?
Kalo buat gua seh…. Bahasa Inggris itu penting n harus dikuasai. tp dilain pihak, indonesia juga jgn terbaikan.
Seperti kita tau semua neh. taun 2008 AFTA bakal diberlakukan. Otomatis bakal banyak perusahaan asing n orang asing juga bakal masuk di Indonesia.
Jika perusahaan asing masuk neh, otomatis bentuk laporan2 mereka kan dalam inggris, yes kan? Mau gak mau kita juga harus nguasain inggris. Coba kalo kita gak bisa inggris, BISA DIKIBULIN DEH KITA. Akibatnya, kita bakal tersisihkan di negara kita sendiri deh. ironik kan?
Jadi, nasionalisme ok, tp Inggris juga harus dikuasai.
Sedihnya, banyak orang Indonesia yang males belajar bahasa Inggris dgn alasan sibuk lah, tua lah, capelah. tp begitu mereka dihadepin ke suatu keadaan yang mengharuskan mereka berbahasa Inggris, mereka ngibrit deh ke orang yg bisa belajar Inggris. Minta diterjemahin lah. Ini suatu BENTUK KEBODOHAN YANG HARUS KITA LAWAN.
September 6th, 2007 at 2:59 pm
duh…..
pke’ bhs.engliz tuh bz bikin qt kelihatan gaul n super keren.
yo gak?
September 6th, 2007 at 3:16 pm
Maaf, sepertinya saya tidak begitu setuju dengan pendapat bahwa “bahasa indonesia itu sudah nggak jaman”. memeng sich, buat kita,pakek bahasa kedua itu bisa kelihatan lebih terpelajar, tapi nggak seharusnya donk kita bilang kayak gitu. cz nyiptain bahasa indonesia itu juga sulit lho…. bisa dibilang, gak semudah bikin rujak atau nasi goreng.
gimana???? pendapatq boleh punya kan…….????
aq getoch.
oy, keep smiling please….!!!!
September 10th, 2007 at 2:57 am
Menurut gw bahasa baku itu harus tetap di lestarikan walau kurang asik untuk dikatakan karena terkesan baku atau kaku. Tapi, bahasa yang baku itu yang mencerminkan kebudayaan dapat juga sebagai cirinya persatuan bangsa indonesia
September 12th, 2007 at 12:14 pm
bagi aku sih mau pake bahasa apa aja sih wajar, semasih lawan yang kita ajak ngomong paham apa maksud kita, gitooooooooo……….
September 19th, 2007 at 2:08 pm
woah,,kebeneran neh,lagi aa tugas esai tetang persfektif kita terhadap bahasa indonesia,dan lo ngash 9w sedikit gambaran tetang lo mandang bahasa indonesia,,,
tapi inget lho,bahasa indonesia tetap bahasa ibu Qta so bahasa indonesia teteup bisa cool ko,tambahin ja aksen-aksen bahasa kedarahan yan ntar bisa jadi trend tersendiri.bahasa indonesia teteup komunikatif,cuz nt dari bahasa adalah mengertinya sang penerima berita…
jangan apriorry,,
October 25th, 2007 at 9:53 am
knapa sih pusing2 mikirin bahasa???
October 25th, 2007 at 9:55 am
tapi iya juga sich tanpa bahasa kita ga; bisa komunikasi.
October 25th, 2007 at 3:25 pm
Meskipun tulisan Hericz pakai selip-selip english, ternyata tetap mengikuti kaidah EYD, loh! Perhatikan: semua kata-kata berbahasa asing di tulisanmu itu selalu kamu miringkan.
Her, bahasa Indonesia tuh penyatu Nusantara! Jangan salah, bahasa Indonesia juga sudah punya perangkat tes pengukur kemahiran (semacam TOEFL), namanya UKBI alias Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia! Dah tau blom? Sono, cobain ikutan, biar tahu cool atau tidak bahasa kita!
November 21st, 2007 at 11:20 am
yah…
namanya manusia kadang bener kadang salah…
dianggap aja penulisnya sedang melakukan kebenaran atas segala upaya dan daya pikirnya terhadap bahasa…
kalau saya lebih baik berkaca pada diri saya sendiri, bahwa berbahasa itu bukan bagaimana kita merasa cool atau enggak…tapi yang penting adalah menganggap bahwa bahasa Indonesia itu ada dan sebagai wujud nyata dan fakta mengenai realitas kebudayaan tinggi bahasa Indonesia…
sumonggo mawon kalo menganggap bahwa bahasa Indonesia itu tidak cool dan ndeso…
Tapi hal ini saja sudah menunjukkan bahwa bangsanya sendiri tidak pernah percaya diri sebagai manusia yang dilahirkan di bumi Indonesia…mungkin, penulis lebih suka dilahirkan dari orok orang bule…hehehe…
tetap damai saja…
saya sih, nasionalis…jadi ya maaf ya kalo tidak setuju..hehehe…
December 20th, 2007 at 9:15 am
Luv bahasa Indonesia so so so much…
kbetuLan Lg ada tugas sekoLah d’suruh bikin makaLah temaX “Pengaruh Bahasa Asing terhadap Bahasa Indonesia”
udah dpt bahan c….
abis baca artikeL d’atas, aq jd punya banyak pndapat!
aq cuma mw biLang,,bahasa Inggris tu memang penting untuk d’kuasai,,tp bukan berarti qta boLeh biLang kaLau bahasa Indonesia itu gk cooL…
semua bahasa itu cooL…tergantung d’mana, siapa, dan untuk apa bahasa itu d’gunakan…
o iya, umurku 15 tahun,,kLas 3 sma,,maaf kaLau bahasaq kekanak2an..ha-ha
peace aLL
December 22nd, 2007 at 10:10 am
kalo aq pake bhasa asing tuh ada baeknya sie…..
tapi da jg yang g baek.
tulisanmu tu gak bsa dmengerti ma sma orang coz gak sma orang tahu bhasa asing.
klo pake bhasa indonesia kan smua orang bsa ngrti. gmn????
December 26th, 2007 at 11:14 am
KALO BUKAN KITA YANG MENGHARGAI, SIAPA LAGI ?! emit syetan jin malaikat !!!!
December 27th, 2007 at 9:35 am
lain ti eta kudu inget oge basa daerah nu geus kamarginalkeun cenah
February 12th, 2008 at 12:31 pm
anjrot, bikin ngakak ni tulisan!
salut salut salut!
February 20th, 2008 at 7:40 am
Kenapa orang Indonesia semakin parah gak percaya dirinya ya? Bahasa milik sendiri aja masih harus direcoki bahasa asing supaya keliatan keren. Minder sekali sih..
March 3rd, 2008 at 9:20 am
[…] Dalam pergaulan pun, bahasa Indonesia jarang digunakan seutuhnya. Saya pun mengakui itu, sering mencampurkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing. Entah kenapa, sepertinya agak kurang cocok menggunakan frasa atau istilah tertentu dengan bahasa Indonesia. Apa benar, bahasa Indonesia itu ga kewl? […]
March 22nd, 2008 at 12:31 pm
ak “netral” aja. Yg penting sopan…
April 6th, 2008 at 5:26 am
wow.. sepertinya artis muda Chincah Lawrah terinspirasi dari blog ini!
April 15th, 2008 at 9:20 am
kalo gak kita yang jaga keberadaan bahasa indonesia. siapa lagi?
org2 bule…kan gak mungkin
kalo gak ada bahasa indonesia aku yakin semua suku pasti pada jontok-jontokan.
BAHASA INDONESIA ADALAH ALAT PEMERSATU
BANGSA.TAPI GAK SALAH KALO KITA BISA BERBAHASA ASING. INGAT JANGAN SAMPAI IDENTITAS NEGARA KITA MAKIN HANCUR!!!
JANGAN KATAKAN BAHASA INDONESIA ITU GAK DINGIN(COOL)
May 4th, 2008 at 1:00 pm
hampir lucu!!!! ga’ JELASSSZZZZ mass
May 15th, 2008 at 2:00 pm
kacian yah..! Mau keliatan pintar aja mesti pake bahasa English, duh..duh mas!?
August 25th, 2008 at 9:00 am
Menurut saya,orang yang tidak bisa Berbahasa Indonesia yang baik dan benar itu KATROK!!!
September 24th, 2008 at 9:11 pm
menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar itu sangat penting, coba z klo dalam situasi resmi bahasanya gado2 kan memalukan banget tuch
September 25th, 2008 at 4:00 pm
norak, sok english, mending grammarnya bener…
bahasa indonesia dipertahankan dengan penuh perjuangan dgn mengorbankan jiwa raga, kok seenaknya mau dirusak, dasar katrok
November 12th, 2008 at 9:04 pm
Fuck You buat yang nulis ini!