5 December 2005

Bahasa Indonesia Itu Nggak Coolâ„¢

Filed under: Ngedumel — hericz @ 12:58 am

Beberapa orang mengeluh, betapa sekarang bahasa Indonesia semakin jarang digunakan secara utuh. Di setiap pembicaraan, tulisan, artikel, blog, song lyrics, nama toko, judul film lokal, atau apapun selalu ada bahasa asing yang terselip di dalamnya. Bahkan nama blog ini pun menggunakan bahasa Inggris. Its everywhere,

Kalau aku sih nggak ambil pusing. Its not a big matter. Akui sajalah, bahwa bahasa Indonesia itu nggak coolâ„¢, konvensional, dan old-fashion. Oleh karena itu, supaya pembicaraan atau tulisan lebih cool, perlu digunakan bahasa asing. Jangan banyak-banyak, cukup selipkan beberapa kata saja, gunakan sebagai keywords.

Terserah mau English, French, atau Japanese. Yang penting message delivered, pesan tersampaikan. Jika sepertinya lawan bicara tidak paham, dont worry, just give them translation after it, beri saja mereka terjemahan setelahnya. Easy isn’t it? Gampang kan?

Selain kelihatan lebih cool, penggunaan bahasa asing yang diselipkan juga akan menunjukkan kalau kita ini kaum terpelajar, clever, berpengetahuan luas, serta Go International. Biarkan lawan bicara atau pembaca tulisan kita tahu bahwa kita ini classy, berkelas gitu loh. Tidak perlu memaksakan diri seperti kaum marginal yang hanya berbahasa Indonesia saja, bersusah payah ngomong berdasarkan EYD. Tidak perlu pedulikan apa kata polisiEYD atau something like that.

Oleh karena itu, saat aku sedang menulis sesuatu, dan kupikir something is missing, maka pastilah di tulisan tersebut belum kutambahkan the secret recipe, bumbu rahasia yang membuat tulisanku lebih hot!. Pastilah aku belum menambahkan kata-kata asing didalamnya.

Kadang-kadang juga, saat menulis sesuatu yang memang nggak penting dan ngambang, aku tambahkan a little bit of english. Dan alakazzam, hasilnya akan lebih fantastic.

Lebih menyentuh
Penggunaan kata-kata asing ini diyakini akan lebih menyentuh pembaca dan lawan bicara. Misalnya:
- “Hidupku boring banget” akan lebih berkesan dibanding “Hidupku membosankan sekali”.
- “Happy birthday sayangku”, kedengaran lebih cantik dibanding “Selamat ulang tahun”.
- “My body is not delicious” akan lebih touching dibanding “Badanku sedang tidak enak”.

Jangan over dosage
Sekali lagi, cukup selipkan saja kata-kata asingnya, jangan terlalu banyak. Too much english will kill you. Tulisan dengan bahasa asing yang terlalu banyak akan terlihat complicated dan not friendly, membuat orang jadi malas membaca. Apalagi jika seluruh artikel tersebut berbahasa inggris. Kecuali jika memang tulisan ditujukan untuk orang asing. Aku kan menulis kan paling-paling cuma dibaca saudara setanah airku, nggak perlu inggris semua dong.

Aku sendiri tidak suka membaca artikel berbahasa inggris karena, just be honest, sebenarnya kemampuan bahasa inggrisku lemah. Tapi ingat, dengan menambahkan kata-kata berbahasa inggris saat menulis, aku jadi kelihatan smart kan?

Tidak terbatas English
Selain English, aku juga mempelajari bahasa-bahasa lainnya. Walaupun hanya sepatah dua patah kata, tapi akan lebih cool kalau diselip-selipkan. Kalau artikel bertema cinta selipkan bahasa prancis, artikel agama islam selipkan bahasa arab, artikel bertema manajemen dan industri selipkan bahasa jepang. Untuk artikel bertema teknologi selipkan bahasa jerman, tapi jika tidak bisa, English will work fine.

Tapi perlu diingat, kata yang diselipkan haruslah bahasa asing. Jangan menyelipkan bahasa daerah, jawa misalnya. Karena walaupun sama-sama tidak mengerti artinya, pembaca akan complaint kalo mendapati kata-kata berbahasa daerah. Selain itu, artikel jadi kelihatan weird.

Jadi, jika nanti muncul lagi tulisanku yang terdapat bahasa asing di dalamnya, whether it neccessary or not, dapat dipastikan kalau aku sedang tidak percaya diri dengan tulisanku itu, dan mengambil jalan pintas memasukkan kata-kata asing tersebut. Well, like I said before, Bahasa Indonesia itu nggak Coolâ„¢.

That’s it, mari kita jadikan EYD menjadi English yang Diselipkan, dan sampai jumpa pada tulisan berikutnya, Au Revoir!

99 Responses to “Bahasa Indonesia Itu Nggak Coolâ„¢”

  1. gravatar don't speak bahasa Says:

    ain’t kewl eh? must be because pengaruh dari selebritis yang bergerak dibidang entertain :p

  2. gravatar yanti Says:

    kalo liat blognya temen2 gw di Wanita Sunda Antar Benua, yang cool adalah bahasa Sunda :D

  3. gravatar freely Says:

    wot is dis ? after ah, ai not folo2

    *opo iki? wis ah, aku ga melu-melu*

  4. gravatar husni Says:

    超皮肉!bravo!

  5. gravatar andriansah Says:

    gud gud gud…

  6. gravatar achedy Says:

    Kalau menurutku yang penting bagaimana cara meramunya.

    Tulisan dengan gaya tradisional seperti MH yang syarat dengan bahasa jawa cukup enak dinikmati. Atau tulisan Mustafa Bisri yang banyak bahasa Arabnya juga enak disimak. Demikian juga blogombal dengan ungkapan2 Indonesia yang tidak resmi juga sangat nyaman di nikmati.

    Ya, kadang-kadang orang sangat menikmati masakan barat atau china, namun dilain kesempatan masakan yogya dan soto madura ternyata enak juga :))

    Rak nggih makaten ta ?

  7. gravatar lilis Says:

    susu coklat anget2 Nnak bgt

  8. gravatar idban Says:

    her bahasa jepun itu juga gak kul dong lha perhatiin lirik lagunya kadang nyomot2 dari bahasa lain termasuk bahasa indonesia disalah satu lagu Jakaruta No Kaze (wind jakarta)

    Ini liriknya :)
    ———-
    Nibasha ni notta kodomo ga te wo furu
    Tada sore dake de egao ni nareta
    Ichiba kugureba nanairo no kajitsu
    Roji ni wa BECHA ga ikikau asa ni

    Jauh di mata dekat di hati
    Kokoro to kokoro wa hanarenai yo

    JAKARUTA no kaze ga yasashisa tsureteku
    Kotoba mo tsuuji nai basho na noni
    Sore nara ashita wa kono kawa wo watari
    Yama no fumoto made yukou
    Koubashii machi wa yuuhi no iro ni somaru

    Yoru ga otozure RANPU katate ni
    Hadashi de hashagu kodomotachi
    Otona wa ie ni toritachi wa KAGO ni
    Jiyuu no kami to nemuri ni tsuku

    Jauh di mata dekat di hati
    Kokoro to kokoro wa hanarenai yo

    SUMATORA no hoshi wa furisosoide kuru
    Mita koto mo nai uchuu toki wa tomaru
    Yappari ashita wa ano oka wo koete kimi wo mukae ni yukou
    Hoshi wo tsukameru kono machi wa yoru mo kagayaku

    JAKARUTA no kaze ga yasashisa tsureteku
    Kotoba mo tsuuji nai basho na noni
    Sore nara ashita wa kono kawa wo watari
    Yama no fumoto made yukou

    SUMATORA no hoshi wa furisosoide kuru
    Mita koto mo nai uchuu toki wa tomaru
    Yappari ashita wa ano oka wo koete kimi wo mukae ni yukou
    ——
    kalo ngira gw ngebullshit neh download sendiri

  9. gravatar awan Says:

    english eh? yah little little sih i can. beneran kok. suwer deh tekewer kewer. wes ah…

  10. gravatar basibanget Says:

    超皮肉!bravo!

  11. gravatar Di Says:

    hahhahahhahahhahahahhah

    ini baru lucu :))

  12. gravatar adis Says:

    -My body is not delicious-
    kek nya sering banged jadi satus y!m kmu ya Her!!…heuaheauha ^_*

  13. gravatar didats Says:

    ah, gaya kamu her!
    *jitak heri*

  14. gravatar dedenf Says:

    *menunggu banpolEYD komen*

  15. gravatar Deny Says:

    no matter how cara nyampeinnya
    sing penting apa sing nyong omongken,
    rika ngerti maksud’e :P

  16. gravatar Polisi EYD Says:

    Haha. Good posting! Eh, artikel yang bagus! :)

  17. gravatar fp Says:

    bwahahaha … detected
    kula ngguyu … kedetek? terdeteksi? ditemukan? ketahuan?

    waang pun lah Ndak Cool™!

    *just kidding .. bari ngaloyor*

  18. gravatar andry Says:

    pantes.. posting dengan basa england gw jarang laku :D

  19. gravatar toni Says:

    aku jsutru setuju dengan apapun yang membuat ku nyaman .. males dong ya berpura-pura. Kadang-kdang menulis dengan bahsa indoensia juga susah dan seringkali menjadi kaku. Buakn karena bahasa indonesianya tapi karena penulisannya. Tapi kadangkala menulis dengan bahsa asing tuh malah jadi garing. Pas kegaringan itu datang, biasanya menulis dengan bahasa lokal menjadi lebih menyenagkan karena bsia mengalir begitu saja.

    Sekarang kita liat tujuannya saja deh. Apapun bahasa yang kita pake toh akhirnya akan dinilai oleh orang lain dan itu bsia bervariatif. PoliEYD mgk lebih suka melihat tulisna yang gk dicampur-campur bahasa asing, atau yang suka ma bahasa non lokal lebih suka sebaliknya.

    Jadi, mau pakai bahasa indonesia?

  20. gravatar ti2n Says:

    huwahahahahaha…
    her, postinganmu yang ini Coolâ„¢!

    :P

  21. gravatar itsme Says:

    Harree gennee gak pake bahasa Enggreess???

  22. gravatar odir Says:

    setuju ama statmentnya, bahasa itu yang penting bisa menyampaikan apa yang mau kita sampaikain. it doesn’t matter mau gunain bahasa apa juga, nu penting mah batur ngarti.

  23. gravatar dian ina Says:

    bahasa indonesia aja deh, her
    walopun ndak co-ol, tapi kalo lagi rapat, aku suka pusing denger orang ngomong bali dicampur inggris yang hancur. bahasa indonesia aja. yang nggak formal juga nggak papa. sok keminggris tapi rusak malah ngerusak suasana. ya nggak?

  24. gravatar fahmi jelek Says:

    english is not the universal language, math is.

  25. gravatar ratna Says:

    Yang penting dari hati.. :-) Apapun bahasanya, minumnya teh botol sosro.. haiyah, ngiklan di sini..

  26. gravatar rendy Says:

    cool kas

  27. gravatar inem Says:

    no what-what her. ini bagus,
    gak usah shy-shy cat kalo mau nulis pake bahas inggris.
    tapi biasanya kalo aku pake bahasa inggris, my children fruit stupid doesn’t play ;p

  28. gravatar andika Says:

    my children fruit stupid doesn’t play

    anak buahku gebleg, gak main blas

    gitu?

    :))

  29. gravatar hericz Says:

    #28,UM andika, the maksud is:
    anak buahku gebleg bukan main

  30. gravatar geblek Says:

    penteng koment

  31. gravatar vnuzday Says:

    waduh.. how ini terjadi, semua khan udah up to you.

  32. gravatar lantip Says:

    aku kok belom komen di sini? wierd deh.
    nyahahahahaha

  33. gravatar vman Says:

    ticer! yor kangfu is peri gut!

  34. gravatar golda Says:

    keren juga postingan lo kali ini..
    entah knapa baca artikel yg dibumbui dengan a little bit of english terkesan follow-ableâ„¢ (red: mudah diikuti).

  35. gravatar jesie Says:

    Pasti sedang mengalami rasa frustrasi akan terlalu banyaknya penggunaan istilah asing di ranah sekitarnya :-)

  36. gravatar arie Says:

    hemm
    made paker made paker deh luw
    (ini mengumpat setail orang desa…)
    ihiihihih

  37. gravatar yanti Says:

    eh jadi kepikiran..

    Her, opo coro Indonesiane “kunduran truk”?

    kayaknya kalo “berdiri di belakang truk yg sedang mundur, lalu tertabrak” kepanjangan ya :D

  38. gravatar basibanget Says:

    i do not what what
    saya tidak apa-apa
    hahahah…

  39. gravatar abe Says:

    “My body is not delicious”

    emang ada?
    *geleng-geleng*

  40. gravatar stella Says:

    haha..
    i like this post :)

  41. gravatar Sindhu Says:

    Rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput rumah kita sendiri. Fenomena yang lazim kok, orang Jepang juga kayaknya bangga banget kalo pake bahasa Inggris…sekalipun belepotan setengah mati mereka coba sisipkan phrase-phrase igirisu (baca english) dalam lagu-lagu pop mereka misalnya. Sebagian orang Amerika pun merasa punya kelas sendiri kalo bisa pake bumbu-bumbu bahasa Prancis dalam bahasa mereka …

  42. gravatar byonic Says:

    Who the man suck you around?

  43. gravatar naga Says:

    pantesan bangsa indonesia ga maju2…

  44. gravatar zien Says:

    Hericz Itu Gak Coolâ„¢

  45. gravatar frozi Says:

    tulis sajalah!
    mau dibaca terserah, tidak pun sabodoh!
    lah ini kan tempatmu toh.
    pake bahasa apa pun, yang penting pesannya sampe.
    halah! *opo iki?*

  46. gravatar abe Says:

    *tereak..*

    Her.. KAPAN APDET?

    *tarek nafas.. fiuh.. lega*

  47. gravatar whiteh0rs3 Says:

    no comments, siipp daahh :D

  48. gravatar justin Says:

    ;) aha… sama, Its not a big matter ;) !!!

  49. gravatar kangtustel Says:

    bahasa Indonesianya sih sebenernya cool-cool aja, yang nggak cool itu orang2 yang suka nggak PD pake bhs Indonesia. :)

  50. gravatar rifie Says:

    buat saya bahasa indonesia masih baik-baik saja. namanya juga bahasa asli kita.. :)

  51. gravatar cindymon Says:

    walking-walking yuukkk :p

  52. gravatar mariskova Says:

    Aku sih gak setuju kalo dibilang Bhs Indonesia gak cool. Menurutku, bukan gak Cool, tapi gak luwes. Vocabnya pun terbatas (kadang terbatas gak ada vocab, kadang kalopun ada vocabnya gak umum). Buat aku juga, mau ngomong bhs Indon diselipin bhs asing, ato bhs asing diselipin bhs Indon sih suka2 aja… gak bakal aku komplain :)

  53. gravatar Pinczakko Says:

    too much english will make you seen by overseas venture capitalist. :lol:, bukan will kill you.

    Have a nice day :p

  54. gravatar :) Says:

    bahasa indo,bahasa yg paling enak buat dibikin humour.. saking banyaknya mo disebutin contohnya..gue bilang ketemen gue yg japanese ; sakuku rata, suzuki kunaiki… dia ketawa dan bingung..kedengaran jepang tapi no meaning…see?
    bahasa indo itu cool..kecuali kalo terjemahin ke IT..jadi aneh..kalo nggak percaya coba aja liat yahoo versi indo…
    Bahasa Indo?..cool lah…campur2 juga keren…indolish juga cool..semuanya tergantung gimana cara merangkainya deh…

  55. gravatar Estee... Says:

    ahh..kuul aja kok…
    loe aja river..yang gak dingin…

    *terjemahan orang britain..kaku..*

  56. gravatar rakean karang Says:

    Orang Indonesia jaman sekarang itu kayanya emang manusia 1/2 mateng…; bahasa daerah ngak keruan, bahasa Indonesia tanggung, bahasa Ingris 1/2 jadi, bahasa asing lainnya belepotan…

    Telor setengah mateng emang enak dan menyehatkan; manusia setengah jadi? walah-walah…… tapi asyik juga tuh posting paling tidak tuk sekedar sarapan pagi… hikhikhik……

  57. gravatar BananaTalk - Lita Mariana’s Weblog » Blog Archive » " HiB itu apa? " Says:

    […] Eh ya, by the way (bahasa Indonesia nggak cool), harga vaksin HiB ini tidak kurang dari Rp. 180 ribuan. Vaksin HiB kombinasi dengan DPT (maksudnya kedua vaksin diproduksi dan terkandung dalam ampul yang sama) harganya lebih mahal. Apalagi HiB kombinasi DPaT (DPT gak pake demam, gampangnya, walau tidak menjamin anak tidak akan demam). Total dengan polio oral (imunisasi DPT selalu bergandengan dengan polio), bisa Rp. 300 ribuan. […]

  58. gravatar johan Says:

    Keterbatasan kosa kata indonesia - yg efeknya dinilai kurang sensasional - sebenarnya bisa disikapi dengan lebih kreatif. Di titik itulah sebenarnya terbuka peluang untuk menciptakan kosa kata baru.

    Bagi gue efeknya lebih dasyat, lebih sensasional, lebih seksi, lebih merangsang, ketimbang menggantinya dengan bahasa lain. Dan justru disitulah “kenikmatan berbahasa”, atau “Bahasa yg sanggup mengejakulasi” dalam istilah Roland Barthes.

    Selain itu, dengan mulai main comot bhs asing, bahasa kita akan terhegemoni. Lalu “stagnan” (huee .. ini bahasa asing ato bukan?)Padahal bahasa semestinya berkembang.

    Tapi, ah repotnya, siapa yang mo peduli dengan bahasa indonesia, khan salahnya sendiri terasa sebagai bahasa museum ……

    (baru baca postingan ini setelah masuk blognya pipit)

  59. gravatar Nggedabrus » Blog Archive » Metalika Jowo Says:

    […] Lepas dari anggapan orang bahwa bahasa Indonesia itu tidak cool (selanjutnya saya sebut sebagai “bahasa” saja. Untuk bahasa Inggris saya sebut “English”. Red), saya suka kok pake bahasa. Masalahnya, untuk beberapa kasus bahasa kurang luwes. Misalnya untuk bikin lagu heavy metal. Lagu heavy metal, pakai birama cepat. Banyak tikungan dan pendek-pendek. Perhatikan penggalan lirik dari Blackened Metallica : Opposition… Contradiction… Premonition… Compromise […]

  60. gravatar anima Says:

    hah! bhs indo ga coolâ„¢? pake engrish aja kali :D

  61. gravatar firman Says:

    yah, yg pnting gimana enaknya aja dah…

  62. gravatar loucee Says:

    c’est difficile… nulis pake bahasa indonesia aja, you know!! hikhikhikhik… :P

  63. gravatar Jay adalah Yulian » Sulitnya Berbahasa Indonesia Says:

    […] Jika anda berpikir sepakat dengan Hericz bahwa Bahasa Indonesia itu nggak cool apakah anda memang cool saat berbahasa Inggris? Menyampaikan kecerdasan berpikir terkadang diekspresikan dalam bentuk paradoks atau hipokritikal. […]

  64. gravatar bebek goreng Says:

    kutip
    ‘Tapi ingat, dengan menambahkan kata-kata berbahasa inggris saat menulis, aku jadi kelihatan smart kan?’

    ya, terlihat pintar memang.
    tapi ingat, hanya terlihat,
    bukan benar-benar jadi pintar.

  65. gravatar ipui Says:

    gmana orgnya aja yg ngomong..
    klo mantes pk ingglish y gpp
    tp klo mantesnya endo y endo aja lah

  66. gravatar indo_is_the_best Says:

    Luthu banget artikelna…. buawahahahahahah…

    Loe koolz man..

    Tapi aku bangga tuh pake Bahasa Indonesia… Mudah dipelajari… Lagian emang bahasaQ dari umum 8 bulan 1 hari sih…. mau digimanain lagi… He he he..

    Artikel ini cukup menyentil akan aku forward di milisku…. Bwahahahaha

  67. gravatar pencinta_bahasa Says:

    why don’t you used fully english?? Why, did you need a fusion language in a first place? Hello!! Language is arbitrary and convensional. So no matter what language did or do you use, it’s still a language.. No different at all??? Por favor :(

  68. gravatar unknown Says:

    Boleh aja asal tau aja kata yg tepat.

    1. Clever tidak seharusnya dipake utk ungkapin org terpelajar. clever itu maknanya konotasi (cerdik licik, kaya serigala tu clever). lebih tepat smart. Klo smart tu cerdas, manusia.

    2. Boring, terlanjur salah kaprah dlm slank di indonesia, seharusnya BORED.

    3. My body is not delicious

  69. gravatar chelsea Says:

    hi, just wondering what this says:
    “Walaupun gua nggak ngerti, boleh dehhhh”
    thanks

  70. gravatar nurhayati Says:

    Maaf mas ikut nimbrung.
    Mas, bahasa indonesia itu adalah bahasa nasional kita, identitas bangsa kita, budaya kita. Semestinya kita jaga keutuhannya dan sekuat mungkin untuk kita bela. Bukannya malah menjelek-jelekkan kayak gitu!
    Jika kamu ingin membunuh/menghilangkan suatu bangsa dari muka bumi, maka bunuhlah bahasanya terlebih dahulu. Itu kata orang pinter lho mas…. dan memang bener kok! Coba, kalo tidak ada org yg pake bhs Indonesia, berarti tidak ada lagi org indonesia. Musnahlah sudah bangsa kita.
    Siapa lagi yang akan membesarkan bangsa Indonesia kalo bukan bangsa Indonesia sendiri. Sungguh keliru jika merasa keren dengan mencomot kalimat asing dalam bahasa sehari-hari.
    Justru Pelan-pelan kita sendirilah yang mematikan bangsa kita sendiri.
    Lucu ya orang indonesia! Berpikirnya tentang bangsa sendiri jelek terus. Padahal dari siapa, oleh siapa dan untuk siapa bangsa? Semua ya dari kita sendiri, orang Indonesia! Kalo mau bangsa ini baik, ya Lebih baik ubah pola pikir. Minimal dari sendiri.

  71. gravatar nurhayati Says:

    kalau mau diskusi lebih lanjut silakan kirim email ke home_165@yahoo.com. Terimakasih

  72. gravatar ujang Says:

    Tertangung utk apa: kalau saya pacaran pake bahasa gaya X, kalau saya marah saya pake bahasa model Z, kalau saya membuat dokumen resmi yang ada implikasi hukumnya kelak saya akan pakai bahasa indonesia yang lugas. kalau saya jadi presiden saya pun akan menggunakan bahasa yang berbeda-beda tergantung sikon. Bicara di Lumpur Lapindo beda bicra di sidang interpelasi.
    Ya tergantung untuk apa lah.

  73. gravatar adinoto Says:

    kul di dalam kul di luar :D hahahaha kayak iklan aja bro! …. upsss salah.. sob deh kudunya biar ga pake bra bro-an hahahaa…

    aniwei, cool blog! ™ kudos! halah.. londo deui :D

    *ngacirrrrr

  74. gravatar Arki Atsema Says:

    mencampur-campur bahasa memang cermin bahwa kebudayaan kita sudah bobrok luar-dalam.
    Bukan masalah penggunaannya, tapi keinginan untuk berbahasa Indonesia memang sangat kurang.
    Sekali lagi harus diakui bahwa kita memang tertinggal jauh dan suka ikut-ikutan demi imej yang bagus.

  75. gravatar joko kobel Says:

    Wah….!
    Hebat ya, ternyata bahasa Indonesia mulai ‘gak laku.
    Jangan-jangan beberapa tahun ke depan bahasa nasional kita adalah bahasa campuran Inggris-Indonesia, alias negara ini dijajah lagi, cuman kali ini sama bangsa sendiri yang mengaku lebih “cool”
    Merdeka !!!

  76. gravatar bayu Says:

    Ukuran “nggak cool” sangat subjektif dan tidak memakai data empiris yang jelas. Orang Jepang saja menganggap bahasanya lebih “berbudaya” (bukannya “lebih cool”) dari bahasa Inggris.

    Usulan dari penulis (yg bukan ahli bahasa) saya pikir patut untuk tidak diperhitungkan.

    Penulis sepertinya terlalu banyak mendengarkan lagu-lagu barat yang menurutnya “cool”, walaupun saya tidak yakin apakah dia tahu “rasa bahasa”nya.

  77. gravatar Rubi Says:

    Setuju sih kalo buat expresi..bahasa apa aja bisa.

    Cuman kalo nyempilin bahasa inggris ke Indo sih….gua nga bisa liat Pinternya di mana, meng-International juga engga..orang “international” juga nga akan ngerti.lebih gaul aja kali iya..

    Kalo nulis dalam Indonesia penuh dengan bahasa yang benar .nah itu baru pinter..susah banget bos bahasa indonesia tuh ya..:) atau dalam bahasa inggris penuh..

    Tapi balik lagi ..kalo cuman sekedar luapan expresi sih ..setuju, bahasa apa aja deh seenak penulisnya!Tapi jadi Lebih Pinter?….. jelas Engga!

  78. gravatar Sandy Says:

    Yo guys…
    Kayanya rame neh. Gwa mau ikut nimbrung aahhh…. No what-what kan? :P

    Kalo buat gua seh…. Bahasa Inggris itu penting n harus dikuasai. tp dilain pihak, indonesia juga jgn terbaikan.

    Seperti kita tau semua neh. taun 2008 AFTA bakal diberlakukan. Otomatis bakal banyak perusahaan asing n orang asing juga bakal masuk di Indonesia.

    Jika perusahaan asing masuk neh, otomatis bentuk laporan2 mereka kan dalam inggris, yes kan? Mau gak mau kita juga harus nguasain inggris. Coba kalo kita gak bisa inggris, BISA DIKIBULIN DEH KITA. Akibatnya, kita bakal tersisihkan di negara kita sendiri deh. ironik kan?

    Jadi, nasionalisme ok, tp Inggris juga harus dikuasai.

    Sedihnya, banyak orang Indonesia yang males belajar bahasa Inggris dgn alasan sibuk lah, tua lah, capelah. tp begitu mereka dihadepin ke suatu keadaan yang mengharuskan mereka berbahasa Inggris, mereka ngibrit deh ke orang yg bisa belajar Inggris. Minta diterjemahin lah. Ini suatu BENTUK KEBODOHAN YANG HARUS KITA LAWAN.

  79. gravatar fiqie Says:

    duh…..
    pke’ bhs.engliz tuh bz bikin qt kelihatan gaul n super keren.
    yo gak?

  80. gravatar fq Says:

    Maaf, sepertinya saya tidak begitu setuju dengan pendapat bahwa “bahasa indonesia itu sudah nggak jaman”. memeng sich, buat kita,pakek bahasa kedua itu bisa kelihatan lebih terpelajar, tapi nggak seharusnya donk kita bilang kayak gitu. cz nyiptain bahasa indonesia itu juga sulit lho…. bisa dibilang, gak semudah bikin rujak atau nasi goreng.

    gimana???? pendapatq boleh punya kan…….????
    aq getoch.

    oy, keep smiling please….!!!!

  81. gravatar Pangeran Phonix's Says:

    Menurut gw bahasa baku itu harus tetap di lestarikan walau kurang asik untuk dikatakan karena terkesan baku atau kaku. Tapi, bahasa yang baku itu yang mencerminkan kebudayaan dapat juga sebagai cirinya persatuan bangsa indonesia

  82. gravatar lusi hanny Says:

    bagi aku sih mau pake bahasa apa aja sih wajar, semasih lawan yang kita ajak ngomong paham apa maksud kita, gitooooooooo……….

  83. gravatar mel Says:

    woah,,kebeneran neh,lagi aa tugas esai tetang persfektif kita terhadap bahasa indonesia,dan lo ngash 9w sedikit gambaran tetang lo mandang bahasa indonesia,,,
    tapi inget lho,bahasa indonesia tetap bahasa ibu Qta so bahasa indonesia teteup bisa cool ko,tambahin ja aksen-aksen bahasa kedarahan yan ntar bisa jadi trend tersendiri.bahasa indonesia teteup komunikatif,cuz nt dari bahasa adalah mengertinya sang penerima berita…
    jangan apriorry,,

  84. gravatar bang umar Says:

    knapa sih pusing2 mikirin bahasa???

  85. gravatar sukipli Says:

    tapi iya juga sich tanpa bahasa kita ga; bisa komunikasi.

  86. gravatar Wina Says:

    Meskipun tulisan Hericz pakai selip-selip english, ternyata tetap mengikuti kaidah EYD, loh! Perhatikan: semua kata-kata berbahasa asing di tulisanmu itu selalu kamu miringkan.

    Her, bahasa Indonesia tuh penyatu Nusantara! Jangan salah, bahasa Indonesia juga sudah punya perangkat tes pengukur kemahiran (semacam TOEFL), namanya UKBI alias Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia! Dah tau blom? Sono, cobain ikutan, biar tahu cool atau tidak bahasa kita!

  87. gravatar husni Says:

    yah…
    namanya manusia kadang bener kadang salah…
    dianggap aja penulisnya sedang melakukan kebenaran atas segala upaya dan daya pikirnya terhadap bahasa…
    kalau saya lebih baik berkaca pada diri saya sendiri, bahwa berbahasa itu bukan bagaimana kita merasa cool atau enggak…tapi yang penting adalah menganggap bahwa bahasa Indonesia itu ada dan sebagai wujud nyata dan fakta mengenai realitas kebudayaan tinggi bahasa Indonesia…
    sumonggo mawon kalo menganggap bahwa bahasa Indonesia itu tidak cool dan ndeso…
    Tapi hal ini saja sudah menunjukkan bahwa bangsanya sendiri tidak pernah percaya diri sebagai manusia yang dilahirkan di bumi Indonesia…mungkin, penulis lebih suka dilahirkan dari orok orang bule…hehehe…

    tetap damai saja…
    saya sih, nasionalis…jadi ya maaf ya kalo tidak setuju..hehehe…

  88. gravatar bun6a_Lavi6ne Says:

    Luv bahasa Indonesia so so so much…

    kbetuLan Lg ada tugas sekoLah d’suruh bikin makaLah temaX “Pengaruh Bahasa Asing terhadap Bahasa Indonesia”

    udah dpt bahan c….

    abis baca artikeL d’atas, aq jd punya banyak pndapat!

    aq cuma mw biLang,,bahasa Inggris tu memang penting untuk d’kuasai,,tp bukan berarti qta boLeh biLang kaLau bahasa Indonesia itu gk cooL…

    semua bahasa itu cooL…tergantung d’mana, siapa, dan untuk apa bahasa itu d’gunakan…

    o iya, umurku 15 tahun,,kLas 3 sma,,maaf kaLau bahasaq kekanak2an..ha-ha

    peace aLL

    :)

  89. gravatar shedel Says:

    kalo aq pake bhasa asing tuh ada baeknya sie…..
    tapi da jg yang g baek.
    tulisanmu tu gak bsa dmengerti ma sma orang coz gak sma orang tahu bhasa asing.
    klo pake bhasa indonesia kan smua orang bsa ngrti. gmn????

  90. gravatar dindin Says:

    KALO BUKAN KITA YANG MENGHARGAI, SIAPA LAGI ?! emit syetan jin malaikat !!!!

  91. gravatar danis Says:

    lain ti eta kudu inget oge basa daerah nu geus kamarginalkeun cenah

  92. gravatar miund Says:

    anjrot, bikin ngakak ni tulisan!

    salut salut salut! :D

  93. gravatar gina Says:

    Kenapa orang Indonesia semakin parah gak percaya dirinya ya? Bahasa milik sendiri aja masih harus direcoki bahasa asing supaya keliatan keren. Minder sekali sih..

  94. gravatar Riky Kurniawan | Ideas is bulletproof » Contoh penggunaan bahasa Indonesia yang buruk dan salah Says:

    […] Dalam pergaulan pun, bahasa Indonesia jarang digunakan seutuhnya. Saya pun mengakui itu, sering mencampurkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing. Entah kenapa, sepertinya agak kurang cocok menggunakan frasa atau istilah tertentu dengan bahasa Indonesia. Apa benar, bahasa Indonesia itu ga kewl? […]

  95. gravatar MeiLika Says:

    ak “netral” aja. Yg penting sopan…

  96. gravatar elsara Says:

    wow.. sepertinya artis muda Chincah Lawrah terinspirasi dari blog ini! :D

  97. gravatar sovya monica Says:

    kalo gak kita yang jaga keberadaan bahasa indonesia. siapa lagi?

    org2 bule…kan gak mungkin
    kalo gak ada bahasa indonesia aku yakin semua suku pasti pada jontok-jontokan.
    BAHASA INDONESIA ADALAH ALAT PEMERSATU
    BANGSA.TAPI GAK SALAH KALO KITA BISA BERBAHASA ASING. INGAT JANGAN SAMPAI IDENTITAS NEGARA KITA MAKIN HANCUR!!!
    JANGAN KATAKAN BAHASA INDONESIA ITU GAK DINGIN(COOL)

  98. gravatar ayt Says:

    hampir lucu!!!! ga’ JELASSSZZZZ mass

  99. gravatar zie Says:

    kacian yah..! Mau keliatan pintar aja mesti pake bahasa English, duh..duh mas!?

Leave a Reply