Mencoba Busway Koridor II
16 Januari 2006, Jam 8 malam.
Halte Busway tampak penuh sesak, dan tambah terasa hiruk pikuk saat bis yang aku tumpangi merapat untuk menaik-turunkan penumpang.
Dari dalam halte -yang gelap- puluhan orang berdesakan ingin naik bis, sementara dari dalam bis puluhan orang, termasuk aku, berebut ingin keluar. Beberapa orang berteriak-teriak “YANG TURUN DULU DONG, YANG TURUN DULU!”, beberapa wanita mengeluh karena kegenjet kiri, kanan, depan belakang. Seorang pria berpakaian kantoran mengangkat tasnya di atas kepala sambil bercanda “Wah, kayak mudik nih”.
Petugas jaga tampak kebingungan mengatur aliran penumpang. Aku diam saja, dan terus berjalan pelan mengikuti aliran penumpang yang mau turun. Turun ke halte untuk pindah ke bus jurusan Blok-M. Di dalam halte terasa lebih nyaman. Banyak cewek cantik.
Itulah suasana hari kedua setelah peresmian Busway Koridor II dan III. Akibat terminal transit Harmoni yang belum jadi, Halte Monas (Jl. Medan Merdeka) yang sempit dan gelap dijadikan transit sementara untuk transfer jurusan Pulogadung-Harmoni ke Harmoni-Blok M.
Kurang Armada atau ..
Penderitaan di halte monas sebenarnya merupakan puncak dari keadaan yang sudah dialami penumpang semenjak dari halte-halte sebelumnya. Bis sudah penuh sesak sejak aku naik di Halte Pulomas. Di beberapa halte berikutnya, penumpang berjubel menunggu angkutan. Terutama di Halte Pecenongan, dimana puluhan penumpang tampak memenuhi halte, dan setiap kali ada yang berhenti, bus sudah terlalu penuh untuk ditambahi penumpang. Entah sudah berapa jam mereka menunggu disana tanpa terangkut.
Suasana seperti di Halte Monas terlebih dahulu terjadi di sini, hampir 10 menit bus berhenti diselingi teriakan-teriakan penumpang yang berdesak-desakan. Sementara itu beberapa orang bingung harus turun dimana untuk pindah ke arah Blok-M, dan beberapa yang lain bingung bagaimana untuk pindah ke arah Kalideres.
Oom Yos, kayaknya bis dan petugasnya kurang tuh.
Yang penting Kopdar
Dari halte monas aku lalu menunggu bus ke arah Blok M, menuju Plasa Semanggi dimana akan dilakukan Kopdar dengan teman-teman dunia maya. Kali ini bintang tamu kita adalah nana dari Bali, dan juga Donceh dari Surabaya.
Kopdar yang ke-1601 ini dimeriahkan oleh :
- Teman-teman id-gmail : Donceh, Idban, Markum, Golda (dan ’saudaranya’), Oki, Wesly, LuZipeng, dan Erwin+gerombolannya (update: yg inget cuma Indra ).
- Teman-teman merdeka.or.id : Nana (ditemani sepupunya), dan Gage (bersama teman ceweknya yang imut -dalam arti harfiah-).

Deuh, ini Kopdar id-gmail yang keberapa bulan ini? Memang pantes deh kalau milis ini di beri nama id-kopdar saja. ID-Kopdar, Indonesian Kopdar Community *lirik didats*.
Masih Optimis dengan Busway?
Aku dulu sangat optimis dengan busway, tapi melihat kondisi sekarang aku menjadi agak pesimis juga. Walaupun masih besar harapan agar busway menjadi sarana transportasi yang nyaman dan aman, sepertinya sebelum halte Harmoni siap digunakan aku tidak akan menggunakan Busway dulu. Bus Patas masih jauh lebih nyaman, lebih dingin, dan paling tidak aku bisa duduk selama 45 menit perjalanan.
Satu lagi, aku mau protes. Kemarin pas peresmian supirnya wanita cantik, lha kok sekarang sopirnya bapak-bapak berkumis?.
January 17th, 2006 at 8:09 am
PERTAMAAAAAAAAAAA…..!!
January 17th, 2006 at 9:12 am
ngeliat di tipi; supirnya juga cantik yah? hehe
January 17th, 2006 at 9:34 am
NJRIT!!!
PAKE LIRIK LIRIK GUE LAGI…
KOPDAR SUCKS!!!
January 17th, 2006 at 10:07 am
HOREEEE KOPDAR LAGI
January 17th, 2006 at 10:08 am
jadi kapan kita KOPDAR di baswei ??
*lom prenah pake baswei :(*
January 17th, 2006 at 11:12 am
…. iki kok tiba-2 keluar dari bahasan yo..
lha nek aku ket biyen ki nek numpakBis Kacang Garuda™ ki yo sopir e bapak-2 terus ki her, cuman emang sih penumpang e akeh sing enak dilihat … hehe
January 17th, 2006 at 11:17 am
Emm.. banyak cowo cakep ndak Her?(jangan bilang kamu adalah salah satu contohnya :P)
January 17th, 2006 at 11:51 am
#teh yanti:
biarin aja teh, ngaku cakep juga gak ngaruh.. gak bakalan keliatan
January 17th, 2006 at 1:42 pm
walah..
rame banget yak..
nana itu kedua dari kiri ya? :O
January 17th, 2006 at 1:47 pm
sayah ga diajak kopdar..
huh!
January 17th, 2006 at 2:24 pm
ORG MERDEKA KURANG BANYAK!!!!!
January 17th, 2006 at 2:30 pm
#teh yanti, YA, SAYA!
#dental : Hihih, deny gak bisa ikutan sih
January 17th, 2006 at 3:29 pm
Wakakak…
Gw kaget ternyata ketemu sama Nana dan Gage! Huh, tau gitu gw bukan ngajak ’sodara’ tapi ‘kekasih’ biar kopdaran Merdeka sekalian
January 17th, 2006 at 3:30 pm
ANAK GAJAH KOK DIKIT ?
APA ADA YANG LAGI SIBUK NGRIDIT HONDA JEZZ ?
January 17th, 2006 at 3:41 pm
Sebentar lagi katanya Surabaya ?
January 17th, 2006 at 5:11 pm
wrongfully linked!
huh! makanya klo kopdar tu ngajak2!
January 17th, 2006 at 5:24 pm
Saking kerepe kopdar.. wajahmu karo milist wes ora iso dibedakan…
January 17th, 2006 at 6:48 pm
#indra, iya sori. udah diupdate hihihi
January 17th, 2006 at 11:00 pm
*jitak deny* huh, gimana seeiiiih eke sudah ke jakarta jij malah sok sibuk.
hi semuaaaaa!
January 18th, 2006 at 3:05 am
aku liat di koran warna cat badan bisnya manis banget. tapi katanya gak nyaman, bener? padahal tampangnya manis sih, daripada yang oranye kayak kacang garuda itu.
January 23rd, 2006 at 11:44 pm
setelah ga gawe, gue udah ga pernah lagi nyobain naek busway. Baru hari ini pas mo ke marriot, naek busway.
buset dah… nungguin bus dari jam berapa….
lama buanged.
sebel
May 20th, 2007 at 5:22 pm
Sangat optimis! Apalagi istri saya, yg lagi hamil dibantu dapat duduk terus beberapa hari belakangan ini. Selengkapnya baca di jurnal ini: http://ciput.multiply.com/journal/item/417
April 11th, 2008 at 12:35 pm
It sounds fantastic. The question is - this post is absolutely new and original, isn’t it? It seems to me I’ve saw it somewhere before.