2 January 2006

Tahun Baru 2006

Filed under: Ragam — hericz @ 12:26 am

Kembang Api TMII, dari lantai 2Tak terasa, tahun 2006 sudah datang, dan tahun 2005 menghilang perlahan seperti kereta api yang meninggalkanku dan hanya meninggalkan kepulan asap, ceceran oli, dan pedagang asongan yang dari tadi terus meneriakkan dagangannya.

Hanya itu saja? oh tentu tidak, tahun 2005 telah mengantarku ke sebuah stasiun baru. Entahlah, tapi kelihatannya stasiun ini sama saja dengan stasiun saat dulu saat tahun 2004 meninggalkanku. Kepulan asap yang sama, kursi-kursi yang sama, pedagang asongan yang tetap meneriakkan ‘Ikan ayam, ikan ayam’ (terjemahan bebas dari ‘iwak pitik’), dan penjual panganan penguji kekerasan gigi ‘lanting’ tetap bebas berkeliaran (harusnya mereka ditangkap karena penyiksaan gigi).

Perayaan
Tahun baru 2006 sudah mulai dihitung tadi malam. Disambut jutaan orang dengan berkumpul di tempat keramaian, menonton artis-artis berjoget di panggung. Mereka yang beruntung dapat menikmati malam tahun baru di hotel-hotel, di ‘ball room’ dihibur artis multi-platinum, dan yang lebih beruntung lagi dapat berkumpul bersama orang-orang dan teman-teman yang dicintai dan berpawai keliling kota tanpa terkena kemacetan (penekanan pada ‘tanpa terkena kemacetan’).

Sementara aku memilih berdiam di rumah, bersama teman2 dan sahabat2ku. Sekedar ngobrol tanpa arah, perdebatan paling seru hanya perebutan remote control televisi sambil makan satu kresek penuh pisang goreng, tempe goreng, dan tahu sumedang, yang kuharap bebas formalin.

Menjelang tengah malam, kami naik ke lantai atas untuk menunggu kembang api dari TMII, sekitar 1 km jauhnya. Untuk beberapa lama, yang tampak menghiasi langit hanyalah kembang api lontar yang dijual di pinggir2 jalan. Sampai tiba-tiba bunga merah tampak menyala di kejauhan, lalu hijau, lalu ungu, lalu merah lagi. Diiringi letupan-letupan yang terdengar lirih, dikalahkan seruan ‘horee’ dari tetangga-tetangga yang keluar dari rumahnya. Alhamdulillah, aku segera menyadari tahun 2005 sudah lewat, tahun baru sudah tiba, dan tripod ketinggalan di lantai bawah.

Lalu kembang api habis, menyisakan kepulan asap yang segera tertiup angin. Seperti halnya asap yang ditinggalkan kereta yang di stasiun.

Aku turun ke lantai 1, dan mendapati sebuah sms dari sahabatku (kayaknya sih mass massage, hehe):
“Tahun baru hanyalah rutinitas rotasi bumi kamerad, namun tetap jawa harus kita kuasai. Mardika kisanak!”

Yah, Selamat Tahun Baru 2006 bagi yang merayakan.

17 Responses to “Tahun Baru 2006”

  1. gravatar achedy Says:

    Tahun baru ! Mudah-mudahan di tahun ini pola hidup tidak serutinitas kemarin, bagun pagi - sarapan - pergi ke kantor - pulang - nonton TV - tidur lagi.

  2. gravatar andriansah Says:

    tahun baru, semoga bisa nambah penghasilan :)

  3. gravatar Di Says:

    ga jadi ke bandung to her ?

    Met tahun baru ya :P

  4. gravatar nugi Says:

    tahun baru.. harapan baru…
    hepi nu yier :)

  5. gravatar Riky Kurniawan Says:

    hepi nyu year!!!

  6. gravatar nana Says:

    tahun baru = sobek tanggalan lama ganti yang baru :D

  7. gravatar didats Says:

    yeah, selamat tahun baru sahabat!

  8. gravatar andry Says:

    tahun baru masehi maksudmu ?

    :D

  9. gravatar fahmi jelek Says:

    eh di lantai atas kamu nggak ikut bakar2 kembang api kan her? bagusan mbakar menyan, sapa tau dapet pesugihan buat tahun ini hihihi :D

  10. gravatar byonic Says:

    Kapan nikah, Her..?

    *kaboooooooooor*

  11. gravatar lilis Says:

    mEt tahuN baru….
    moga cepet dapat momongan…

    *minum susu coklat anget*

  12. gravatar rendy Says:

    semoga terkabul apa yang diinginkan…

    semoga stok ponds masih ada..

    *kabooor*

  13. gravatar hericz Says:

    #3. Di: hiks, iya gak jadi ke Bandung nih

    Wah, kalau nikah, diusahakan tahun ini deh. Hihihi, terimakasih doanya

  14. gravatar indra satriani Says:

    TAHUN SELAMAT BARU!!

  15. gravatar frozi Says:

    dah tahun baru ya?

  16. gravatar yanti Says:

    met tahun baru ya Her.. aku sih di rumah aja, nonton TV cuma sampe jam 12 :D

  17. gravatar larbi Says:

    tahun baru semangat baru. tahun baru sekarang semoga membasahi jiwaku dan menyirami hatiku.

Leave a Reply