13 May 2006

Menjadi Merdeka Dengan The Blogflow Quadrant

Filed under: Tutorial — hericz @ 10:30 am

Memang menyenangkan jadi seorang blogger, bisa menuliskan segala macam ide, pemikiran, kekesalan dengan tenang dan bebas. Merdeka rasanya.

Kalau bukan blogger, mana boleh mencampur-baurkan ilmu-ilmu yang populer di dunia seperti aku ini.

Rich Blog, Poor Blog

Ada jutaaan blog di dunia ini, jenisnya pun bermacam-macam. Dari yang sekedar catatan sehari-hari, jurnal pemikiran, tutorial, ajang menghina orang lain, sampai blog pemulung yang isinya kopi paste dari blog tetangga. Eh, tapi jangan samakan dengan blog pemulung kreatif yang terbikin sama Pakde Kemplu.

Salah satu ‘kekayaan’ yang terukur dari sebuah blog adalah banyaknya pengunjung blog tersebut. Parameter ‘kepuasan batin’ dan ‘catatan sejarah’ kan susah ngukurnya. Jumlah cewek yang berhasil dikenal juga bisa dihitung, tapi kan tidak etis kalau dipublish di depan umum.

Lalu dengan berbagai macam blog tersebut, kenapa ada blog yang ramai dikunjungi orang, Rich Blog, dan ada pula blog yang tidak pernah dilihat orang, Poor Blog?.

Blogflow Quadrant

Blogflow QuadrantHmm, perkenalkan diagram Blogflow Quadrant berikut (kedengaran familiar?). Yah, isinya bukan EBSI, tapi IQ, EQ, SQ, dan AQ. Keempat komponen inilah yang akan menyusun aliran kisah sebuah blog. Paling tidak begitu menurut Teorematika Nggladrah.

IQ, Intelligent Quotient.
Semakin besar kadar IQ dari suatu blog, makin banyak informasi-informasi bermutu, berita-berita terkini, analisa tajam yang akan mencerdaskan pembaca. Priyadi.net jelas suri tauladan yang tepat.

Blog jenis ini juga akan menulis sesuai ilmu penulisan yang benar: EYD, Subyek Predikat Obyek, kaidah Diterangkan Menerangkan, dan sejenisnya.

Sebaliknya, semakin rendah kadar IQnya, blog semakin tidak ada isinya dan semakin kacau balau penulisannya. Walau begitu, bukan berarti blog ini -IQ rendah- selalu tidak berguna untuk dibaca. Perhatikan pula komponen kuadran yang lain.

EQ : Emotional Quotient.
Kemampuan menyampaikan perasaan emosional juga sangat penting. EQ membuat orang makin suka membaca dan menelan habis kata demi kata yang terulis. Untuk dapat mengkomunikasikan ide ke pembaca, perlu ramuan ini. Bisa saja pembaca bisa terhanyut padahal hanya diceritakan tentang sepatu atau sengketa orangtua-anak masalah nasi.

SQ : Spiritual Quotient.
Menyampaikan pesan moral spiritual juga menjadi salah satu komponen yang berharga. Pembaca jadi semakin santun dan alim kalau membaca dan mengamalkan.

AQ : Artistic Quotient,
Sebenarnya nggak ada sih. Tapi karena butuh 4 buat ngisi kuadran, ya terpaksa dicari-cariin. Lagipula ‘Artistic Quotient’ kedengaran keren kok. Blog AQ adalah blog pesolek yang selalu cantik dan menyenangkan untuk dilihat. Tolong jangan disamakan dengan ‘aq’ seperti pada kalimat ‘aq cayang kamyu dech’.

Untuk menjadi Rich-Blog, sedikitnya diperlukan sattu komponen yang kuat dari empat pilihan diatas. Tapi blogger juga harus berkaca, tahu kemampuan diri itu penting. Kemampuan SEO juga perlu, walaupun kadang hanya akan menghasilkan ‘traffic semu’.

Blogger Multi Kuadran dengan Balance Slider

Praktikan Lugu: “Aku nggak pinter analisa nih kakak, bagaimana ya?”
Asisten Narsis: “Kerjakan laporan praktikum dengan rapi, dan serahkan ke asisten dengan tersenyum!”

Jika kemampuan pas-pasan, nasehat Asisten sangat berguna dan bisa dilakukan untuk menghindari hal-hal seperti contoh berikut:

“System DKZXEM terbaru dari VXZCtOx merupakan implementasi SuperRTQASD yang memungkinkan developer mampu IDERfjlErf dengan metode PUIMXOIWE!”.

Kalimat diatas adalah cuplikan dari tipikal blog IQ: Informasi lengkap, terkini, dan berguna bagi kaumnya tapi tidak terlalu menyenangkan untuk dibaca, dan tidak ada pesan moral yang disampaikan. Ah, mungkin saja variabel-variabel aneh itu sebenarnya mempunyai makna spiritual. Siapa tahu.

Balance Slider

Aku coba gabungkan contoh kombinasi dua kuadran.
IQ+EQ : Cerdas dan Komunikatif seperti Farhan, Andry
IQ+SQ : Cerdas dan Alim seperti Ustadz Jefri, Imponk
IQ+AQ : Cerdas dan Cantik seperti Dian sastro, mBak Lita

EQ+SQ : Komunikatif dan Alim, Aa’ Gym.
AQ+EQ: Menarik dan Komunikatif, Chantal Della Choncetta, dental dan didats.
… dan seterusnya

Supaya menjadi merdeka, gabungan dua kuadran sudah lebih dari cukup. Kalau perlu mulai belajar dari sekarang. Tak terasa nanti tiba-tiba blog URL kita sudah tertempel di blogroll blogger-blogger muda yang baru belajar nulis. Kalau ini jelas harta terukur. Apalagi kalau iseng-iseng ikut BlogAward, lumayan kan kalau bisa masuk nominasi.

Tapi tetap saja, seperti kata om Andry, coba pertahankan ciri khas. Biasanya serius tiba-tiba mbanyol akan mencurigakan. Biasanya goblogbiasa saja tiba-tiba menjadi cerdas juga akan membuat orang bertanya-tanya, terutama karena kata wangsit sedang populer lagi. Lagipula, mengapa harus mengorbankan kesenangan ngeblog dengan bebas jika hanya sekedar ingin merdeka?

Kalau aku sendiri menurutku sepertinya tidak terlalu cerdas, tapi kata ibuku sih ganteng. Serius!

38 Responses to “Menjadi Merdeka Dengan The Blogflow Quadrant”

  1. gravatar mangli Says:

    pertama…weleh-2

  2. gravatar mangli Says:

    btw..lingk pemulung kreatif-nya nyasar ya ?

  3. gravatar MT Says:

    sebuah gagasan cerdas tentang Blogflow Quadrant. dan blog ini adalah salah satu richblog.

    oia, tentang comment di blogku memang suka ngaco. entahlah, mo pindah layanan, malas lagi untuk collecting artikelnya. makanya, silakan aja teriak di oggix.

    thanks

  4. gravatar dental Says:

    Mas Herry, “Traffic Semu” di point AQ itu maksudnya gimana ya?

    urusan SEO termasuk urusan yang penting buat blogger yang berorientasi pada duit, posting artikel utk meningkatkan jumlah klik pada Adsense atau chitika, misalnya Problogger.net.

    Klo untuk EQ, sebenernya saya mau “redesign” topik di blog saya, not too personal… maunya sih.. ah tapi toh namanya juga Personal Weblog

    Freedom!

  5. gravatar lita Says:

    *ngakak abis*
    Dikeluarin juga deh stoknya. Beneran infotainment dah. Dian Sastro? Hihihihihi…

    *syukuran bareng yuk, Her*

  6. gravatar mangli Says:

    hehe..udah dibenerin critanya nih :)

  7. gravatar hericz Says:

    #mangli : iya, terimakasih udah dikasih tahu ;)

    #dental : SEO memang perlu. Trafik semu ya orang datang tapi merasa salah masuk karena tidak dapat informasi yang dibutuhkan.

  8. gravatar lita Says:

    Bentar… bentar…
    *baca ulang tulisanmu*

    Ada yang mengganjal: “kopi paste”? Kopi disisipkan? Dan… PESOLEK?!Terlebih lagi: GANTENG?!

  9. gravatar hericz Says:

    #mbak Lita : iya, bersolek dengan bedak CSS.
    Kata ibuku ganteng kok. *cuek*

    Kopi paste itu temennya kopi tubruk.

  10. gravatar johan Says:

    hueeee .. herry b(?) kiyosaki

    kalo menurut gue sih yg terpenting tetap menulis …jangan sampe kita ngadat nulis karena hal-hal yang berbau outlining …

    pertama kali gue ngeblog gue sibuk sama design blog lama banget …sampe gue sadar kalo sebenarnya niat gue ngeblog adalah buat belajar nulis ……

    kalo emang belum matang .. ya gue percaya sama proses … asal focus .. :p

  11. gravatar kere kemplu Says:

    saya protes!
    [1]. andry juga alim kayak uztad. minimal alim seperti jefri jaman dulu sebelum jadi uztad :D

    [2]. “jumlah cewek yang berhasil dikenal juga bisa dihitung, tapi kan tidak etis kalau dipublish di depan umum.” ==>> lho dipublish juga gak apa2. ini bukan persoaln etis gak etis, ini cuma soal herics takut sama seseorang :D

    [3]. didats juga alim lho… ;)

  12. gravatar Priyadi Says:

    hahaha, keren keren. jadi saya masuk kuadran mana nih? :)

  13. gravatar didats Says:

    halah…
    ada ada aja…

    akhir2 ini blog gw jarang diapdet…
    jrit! sibuk cari duit…
    hahahaha…

    oh iya, SEO itu penting buat gw.
    ngaruh ke proyek soalnya… bukan ngaruh traffic web… hehehehe

    :D

  14. gravatar naga Says:

    bagus nih postiganmu! angkat jempol!

  15. gravatar benx Says:

    hahaha….jangan@ ntar tulisan ini dijadiin “buku wajib” para MLM blog…
    ngasal dink
    hehhehe

  16. gravatar Hedi Says:

    Susah ya mau jadi blogger, ada rumusnya :))

  17. gravatar Priyadi Says:

    QOTD:

    What the rich teach their blogfriends about blog - that the poor and middle class do not!

    don’t work for blog, make blog work for you!

  18. gravatar Benny Chandra dot com » The Blogflow Quadrant Says:

    […] Quadrant: Saingannya The Cashflow Quadrant-nya Kiyosaki? He he he… Ayo Her, bikin bukunya! » | Refresh| […]

  19. gravatar rendy Says:

    #17 hati-hati… QOTD nya bisa mengarah kearah E-MLM loh…

  20. gravatar khairulu Says:

    ukuran passive income diganti ‘passive traffic’…. hehe

  21. gravatar dewi Says:

    hahaha… nulis gini risetnya brp lama om?

  22. gravatar fahdi Says:

    ;))
    you rock kodok!

    pasti sudah pak hadi

  23. gravatar dedenf Says:

    keren her ulasannya, tapi karena blogger yang memiliki blog tersebut tidak bisa memosisikan diri quadrant mana dia berada, jadi agak sulit untuk meng-upgrade atau menambah quadrant.
    mungkin kamu punya parameter tambahan?

    *mencoba menangkap derau di AQ+EQ*

  24. gravatar dedenf Says:

    ***halah
    :s/memosisikan/memposisikan

  25. gravatar inem Says:

    hery keren euy, ngasih informasi dengan becanda, jadi gak kerasa kita dikuliahi.

  26. gravatar alex Says:

    walahh.. kalo udah hitung2an begini udah mumet aku, her :(

    ada-ada ajahhh heri nih :P

  27. gravatar v n u z Says:

    Hauahahha.. SEO di blog indonesia??

    ADSENSE tidak akan berhasil, kalau meningkatkan proyek mungkin.

    Long life the Blog!!

  28. gravatar jason felix Says:

    Mas, mau tambahin aja.

    AQ beneran ada kok, jadi sebenarnya gak perlu maksa buat baru supaya lengkap kuadrannya :)

    AQ di dunia HR adalah Adversity Quotient, kemampuan untuk sustain (bertahan) di tengah tekanan dan mengatasi problem.

    Kalo dalam hal blogger barangkali AQ jadi ukuran seberapa penulisnya tahan terhadap reply2 pedas, gak nyambung dsb. kali ya… ;)

  29. gravatar achedy Says:

    kalau dibukukan pasti pasti saya akan segera cari pinjemen :))

  30. gravatar yanti Says:

    saya ada di kuadran IQ+AQ *PD abis*

  31. gravatar ardjoe Says:

    kueren tumenan Pakdhe … kowe ki mangane apa ??

    btw blog ku kok rendah di segala kuadrant …wixixixixi

  32. gravatar Amal Says:

    Priyadi: do not work for blog? Lah, terus yang bayar tempat hosting dan nama domain siapa? Belum lagi tambahan kopi hangat, kacang kulit, kuaci asin, bakso non-formalin…

    Tapi memang tujuan saya bukan menjadi “Rich Daddy”, apalagi kalau yang jadi upline si Heri… Hahaha!

  33. gravatar Catatan Harian di Kampus Biru » Blog Archive » SAYA LAGI GAK NGIGAU Says:

    […] Meskipun Blog merupakan media yang subyektif seperti yang ditulis oleh Heri Ngerock maupun Priyadi, namun demikian untuk urusan yang satu ini, saya gak ingin ngawur. Koq begitu? […]

  34. gravatar BananaTalk - Lita Mariana’s Weblog » Blog Archive » Tinjauan pada Penilaian Amatir Says:

    […] Blogflow quadrant […]

  35. gravatar risal Says:

    #19, iya nih.., berbau mlm

    tapi gw juga skrg lagi tertarik belajar SEO kok. :)

  36. gravatar Indah Says:

    Waahh.. postingan yg menarik neeh :D Kaga sengaja mampir ke sini krn salah nekan tombol link di blog temen, hehehe.. ternyata isinya ok ‘boo! Mana ada ngebahas “Nidji” segala, hehehe.. Salam kenal dhee.. Ciaooo..

  37. gravatar funin Says:

    lucu juga judulnya,

  38. gravatar Flash Back and Redefine | mBu's {the Personal Journal} Says:

    […] terakhir ini, lumayan sering baca postingan tentang A-Z nya blogging. Mulai dari oom Heri dengan Blogflow Quadrant-nya, tante Lita dengan gimana beliau menilai suatu blog, dan baru saja selesai membaca jenis-jenis […]

Leave a Reply