Manusia Cantik Hidupnya Lebih Mudah Ya?
Beberapa tahun yang lalu aku membaca sebuah tulisan di Internet yang berjudul “Beutiful people earn more“. Setelah itu aku jadi memperhatikan hubungan antara kecantikan/kegantengan dan kehidupan sosial orang-orang di sekitarku. Aku ingin melihat apakah benar kalau orang cantik, ganteng, menarik, attractive itu hidupnya lebih mudah?
Ternyata sedikit banyak hal itu benar.
Berkah Sejak Lahir
Sejak bayi, anak yang ‘lucu’, ‘menggemaskan’, ‘imut’ lebih disukai oleh orang-orang. Hal ini mengakibatkan si anak menjadi lebih sering diperhatikan dan diajak berkomunikasi oleh orang dewasa. Dengan kondisi seperti ini, kemampuan sosial si bayi seharusnya akan lebih berkembang.
Ketika memasuki usia sekolah, si anak ‘imut’ akan lebih menarik perhatian teman-teman dan gurunya. Guru lebih mudah mengingat namanya, dan si anak akan sering mendapat pertanyaan, lebih banyak berinteraksi dengan guru. Seharusnya, dengan usaha yang sama dengan teman2 yang lain, si anak cantik akan mempunyai lebih banyak teman dan lebih menguasai pelajaran.
Usia remaja, adalah masa keemasan bagi manusia cantik atau ganteng. Gadis-gadis akan menerima puluhan surat cinta, antrian cowok-cowok yang siap mengantar kemana dia pergi, kakak kelas yang siap membantu bikin PR, bahkan tawaran main sinetron.
Kemudahan yang dialami orang cantik juga berpengaruh pada lingkungannya. Dulu saat praktikum, kalau dalam kelompok ada praktikan yang cantik kita bisa lebih tenang karena Asisten tiba-tiba menjadi manusia yang baik hati, penyabar, dan pendidik yang sempurna. Tugas-tugas pun jadi ringan. Padahal kalau satu kelompok laki-laki semua, asisten seperti makhluk jahat yang ingin membantai praktikan dengan memberi tugas-tugas yang aneh-aneh.
Saat mencari kerja, mereka secara default akan lolos lebih mudah. Kalaupun tidak bisa bekerja di tempat kerja ‘formal’, banyak lowongan pekerjaan yang sangat mendambakan kehadiran makhluk-makhluk cantik dan ganteng.
Setelah bekerja, para manusia cantik dan tampan ini juga mendapat kemudahan lagi. Hari pertama kerja langsung dikenal oleh seluruh kantor. Dengan usaha dan tingkah laku yang sama, orang akan lebih suka bekerja sama dengan mereka. Karir akan lebih cepat menanjak, pendapatan akan lebih besar.
Sama-sama hebatnya di lapangan bola, David beckham jauh lebih kaya dibanding Zainuddin Zidan.
Alam Bawah Sadar
Kemudahan yang diberikan masyarakat kepada golongan orang cantik dan ganteng ini kadang-kadang tidak disengaja, sepertinya memang sudah tertanam di alam bawah sadar. Seperti yang pernah digambarkan di Reality Show “Tolooong”, dimana orang akan dengan mudah menolong si gadis cantik, dibanding menolong ibu-ibu.
Pria yang gagah, ganteng, berpakaian rapi, dan perlente juga secara bawah sadar dianggap lebih ‘cerdas’ dan lebih dipercaya dibanding cowok lusuh, berbadan ceking, berambut kribo, berkulit item, yang kaosan dan sandalan kemana-mana.
Kecantikan Berbanding Terbalik dengan IQ?
Seorang teman di internet berteori “Kecantikan berbanding terbalik dengan IQ”. “Bweh, teori apa lagi ini?” begitu pikirku pertama kali mendengar kalimatnya.
Dulu di kampusku, ada beberapa mahasiswi cantik, yang ternyata selalu jadi master ujian, master PR, maupun master praktikum. ‘Master’ maksudnya tempat mahasiswa lain bertanya, berdiskusi, atau bahkan menyontek.
Eh, tapi setelah aku coba mengingat-ingat, ternyata kejadian-kejadian seperti itu sangat jarang terjadi. Di kampusku dulu, jumlah wanita cantik relatif lebih sedikit -secara signifikan- dibanding kampus-kampus yang lain, *diedit karena bisa menyinggung perasaan orang lain*.
Bukannya sombong kalau aku menganggap mahasiswa di kampusku IQnya lebih tinggi dibanding di kampus swasta itu. Ah, kalaupun tidak, Mahasiswi di kampusku bisa lolos UMPTN sedang mereka tidak, berarti UQ-nya (UMPTN-Quotient) lebih tinggi.
Tapi aku masih belum percaya dengan teori temanku tersebut.
Sampai suatu hari aku melihat iklan di TV tentang produk minuman bervitamin C 1000 mg. Endorsernya adalah Natalie Glebova, miss Universe 2005. Dan aku tersadar, untuk mengiklankan produk bodoh perlu orang paling cantik sedunia.
Lalu, kemarin aku dapat lagi ada bukti baru yang cukup menyedihkan. Ketika aku melihat dan mendengar perwakilan Miss Universe 2006 dari Indonesia - Nadine Chandrawinata - berkata “Indonesia is a beautiful City…“. *aku bersyukur menemukan link ini sebelum posting karena tidak perlu lagi mengulang transkripsinya*
Mungkin orang yang cantik dan ganteng sudah tidak perlu belajar banyak agar bisa sukses. Ah, kalau begitu aku harus banyak belajar dan berjuang nih. Semangaaat!
–
- Video Wawancara bisa dilihat di Situs Miss Universe 2006
- Terimakasih pula untuk henny rolan yang sudah membuatkan transkrip
- MP3 dapat didownload di sini, terimakasih untuk om Husni
July 12th, 2006 at 11:58 pm
urlnya http://www.google.com/notebook/public/14416997388496334401/BDSYjIgoQ3MDEhcYh
gak di masukin skalian?
creditnya thanks to Hendro loh..
July 13th, 2006 at 12:19 am
sebenarnya yg repot itu yg tampangnya setengah-setengah (ganteng/cakep nggak .. jelek juga nggak). Kok?
Kalau ganteng/cakep bisa jadi bintang film, pemain sinetron, penyanyi(katrolan)… kalau jelek amat (mukanya unik atau malah aneh) juga bisa jadi bintang film, minimal komedi.
Nah yang di tengah-tengah nggak laku khan? Serba nanggung!
July 13th, 2006 at 1:08 am
cakep, pinter, jujur… pilih dua
July 13th, 2006 at 4:05 am
Hmmm… memang betul teori itu, kecantikan atau kegantengan memang berpengaruh banget.
btw: kamu ada yang dibagian ganteng apa jelek??
*ngeloyor*
July 13th, 2006 at 4:09 am
ah semua itu gag penting…
yang paling penting cuman satu yaitu jadi orang yang beruntungâ„¢…
July 13th, 2006 at 7:04 am
yang lebih penting itu sebenernya kejantanan, her…
July 13th, 2006 at 7:11 am
Sama-sama hebatnya di lapangan bola, David beckham jauh lebih kaya dibanding Zainuddin Zidan
KATA SAPA ABANG JIDAN GA CAKEP HAAAAAAA????
Becks? Not my type *gaya pisan*. Kurang macho!
July 13th, 2006 at 7:57 am
Hwakakakak… sudah kuduga, pasti nyenggol Nadine
Nah, sejak kapan kau sadar vitamin C yang diiklankan itu produk yang bodoh? Kau bahkan tak sadar kalau yang dibicarakan oleh -formerly- Amelia Vega adalah vitamin C
*OOT: makasih Her, gara2 Kodok Ngerock aku bisa ketemu Taya lagi
*
July 13th, 2006 at 8:57 am
nasib menjadi orang jelek
July 13th, 2006 at 9:23 am
Bagi seorang blogger wajah terlalu cakep gak penting Her, yang penting bagaimana u dapat mengambil sudut yang baik sehingga fotomu kelihatan cakep :))
July 13th, 2006 at 9:52 am
FOTE VOR VALERINA DANIEL…….!!!
I AM BIG FANS OF VALERINA DANIEL..!
*melenggang santai*
July 13th, 2006 at 9:54 am
eh, lupa…
gw gag setuju teori cantik dan IQ. secara gw sering nemuin cewe cantik dengan iq tinggi. tapi sayang, mereka gag mau sama gue… wakakakaka…..
July 13th, 2006 at 10:39 am
Kebanyakan (tidak semua brati) cewek cantik yg saya tahu atau kenal punya prestasi yg kurang bagus.Klo dirunut2,itu krn dg kecantikannya, mereka bisa mendapatkan banyak hal scr relatif lebih mudah ketimbang yg ga cantik. Dan itu dah dimulai sejak kecil.
Karena cantik, maka dia disukai oleh kebanyakan cowok.Dg begitu, dia mudah sekali mendapatkan bantuan. Ada PR sulit,pasti ada yg ngajarin/ngerpekin. Atas byk hal, dia bisa mendapatkannya dg bahkan tanpa memintanya. Banyak hal mjd mudah bagi dia. Prinsipnya jd kayak anak orang kaya yg dimanja.
Nyatanya,saya mmg belum pernah ngelihat cewek cantik yg bener2 luar biasa dlm Banyak hal scr Bersamaan.
Smntara itu,cewek2 luar biasa yg saya tau,mereka mmg bener2 struggle utk dapatkan apa2 yg mereka inginkan. Mereka tidak menggunakan kecantikan agar dapatkn acknowledgement dr orang lain, melainkan dg prestasi atau kiprah dlm byk hal.
yah… itu kan pengalaman saya. klo pengalaman Anda mkn beda.
Anyway,inget iklan sabun Lux; Beauty gives you Power. Ini amat menyesatkan bagi saya. Bisa mbikin cewek2 keblinger dg menganggap kecantikan dirinya sbg bentuk kompetensi & reputasi.
July 13th, 2006 at 11:25 am
“Pria yang gagah, ganteng, berpakaian rapi, dan perlente juga secara bawah sadar dianggap lebih ‘cerdas’ dan lebih dipercaya dibanding cowok lusuh, berbadan ceking, berambut kribo, berkulit item, yang kaosan dan sandalan kemana-mana (baca : heri).”
Lebih cerdas gak sih her, cuman lebih meyakinkan buat dikenalin ke ortu sih iya….*kabur*
July 13th, 2006 at 12:51 pm
cantik ato ganteng itu relatif, tapi kalo ITEM, JELEK, KRIBO itu ABSOLUT.
*kabuuur*
July 13th, 2006 at 2:13 pm
cewek cantik juga banyak yang apes. dari kecil selalu diperhatiin, smp udah banyak yang berusaha macarin, baru sampe udah ada yang menghamilin :p
cewek cantik juga manusia, yang sering gak kuwat nahan nepsong juga kalau tiap hari dirayu dan dirayu bahkan gak cuman satu yang ngrayu
begitu juga cowok!…baru nginternet gaulnya sama homok…xixixi..
July 13th, 2006 at 2:14 pm
cewek cantik juga banyak yang apes. dari kecil selalu diperhatiin, smp udah banyak yang berusaha macarin, baru sampe sma udah ada yang menghamilin :p
cewek cantik juga manusia, yang sering gak kuwat nahan nepsong juga kalau tiap hari dirayu dan dirayu bahkan gak cuman satu yang ngrayu
begitu juga cowok!…baru nginternet gaulnya sama homok…xixixi..
July 13th, 2006 at 2:15 pm
loh kok comennya duwa? walah…walah..deh ah!
hiks..maaf om Her
July 13th, 2006 at 4:14 pm
beauty only gets attention, personality capture the heart..
Rejeki orang beda2lah…disukuri dan dimanfaatin aja yg udah didapat…
lagian kan bisa seger ngeliat cewek cakeup begitu
July 13th, 2006 at 5:47 pm
IQ anak ITB pasti lebih tinggi dari anak UNPAR?
Wah..tersinggung gue! Gue menolak, sebagai anak UNPAR, kalau ada yang menganggap IQ gue lebih jongkok daripada anak ITB.
Inilah salah satu artikulasi ‘keangkuhan’ para anak ITB.
Perasaan, arsitek UNPAR rankingnya lebih tinggi dari ITB tuh. (Paling tidak jaman gue kuliah gue dulu)
July 13th, 2006 at 9:47 pm
Dunia emang gak adil..
hehehhee..
July 13th, 2006 at 9:52 pm
Jadi inget sama iklan-iklan pemutih yang figurnya langsing-langsing, putih-putih, berambut lurus panjang, imut dan digambarkan punya otak..
*ya punya tho ya, mati tuh orang kalo gak punya otak..*
nyatanya gw punya temen model yang beken cakepnya, tapi juga beken pereknya..
hehehehhe..
July 14th, 2006 at 9:26 am
hmm.. teori gue dari jaman SMA (apa SMP yah?).. kecantikan berbanding terbalik dengan kecerdasan!
kalo ada yg cantik, tapi cerdas.. ah, itu kan cuman anomali.. oknum!
July 14th, 2006 at 11:40 am
salam kenal
udah sering mampir tp blm pernah komen hehe.
td liat videonya nadine, duh duh… mengkhawatirkan sekali
btw alumni itb ya ? elektro ? ah berarti aku seniormu hihihi.
July 14th, 2006 at 11:09 pm
Hohohoho… niceeeee… cerdassss…
setuju juga dengan komen di atasku, kalo yg cakep ma cerdas trus baek hati dan tidak sombong itu bener2 anomali dalam seribupangkatxxxxxxxxx… hehehe.. nice to read..
July 15th, 2006 at 7:07 pm
bener.. cewek cakep yg cerdas adalah oknum… yang susah didapatkan!! hehehe..
July 16th, 2006 at 2:58 pm
menurut gua, zidane lebih keren dari beckham. hidup italy (loh…?) :p
July 17th, 2006 at 2:28 pm
dalam bayangan dia, Indonesia emang city. dateng aja ke TMII, di jakarta city toh?
July 17th, 2006 at 5:32 pm
brain x beauty = constant
konstanta-nya unik tiap orang dan terdistribusi normal
atau
brain x beauty x availability = constant
hehehe…..
nice blog dab !!
July 17th, 2006 at 8:36 pm
#Guntar : Beauty gives you power, sepertinya memang begitu
Salah kaprah, tapi memang begitulah berputarnya dunia.
July 18th, 2006 at 3:43 am
seharusya memang orang cantik jangan pinter, her.. dan kalau ada .. saya menyarankan untuk di basmi ..
Bayangkan, kalau ada himpunan cewek cantik AND pinter terus kawin ama himpunan orang cakep/ganteng AND pinter.. dan menghasilkan keturunan yang cantik2 AND pinter2..
terus kita-2 yg insan biasa, yang cantik OR pinter, atau malah yang ~cantik AND ~pinter bisa punah dong… maka mari menjaga kelangsungan cantik AND ~pinter, demi kelestarian bersama…
btw, “Indonesia IS a city .. somewhere in BALI ” …
July 18th, 2006 at 11:39 am
Her, gimana dengan teori:

tampang x IQ x availability = konstan
July 19th, 2006 at 2:34 pm
Bener ISDAH tuh.. yang penting BERUNTUNG™
July 20th, 2006 at 2:24 pm
Sama-sama hebatnya di lapangan bola, David beckham jauh lebih kaya dibanding Zainuddin Zidan.
ronahdinho lebih kaya dibanding raul gonzalez
July 21st, 2006 at 10:03 am
Hery ganten lho!
July 21st, 2006 at 4:52 pm
Kalo ada yang cantik kaya trus bego gwe mau tuh
tapi cantik tapi pinter pasti ga bakal milih gwe :hiks
jadi biarkanlah yang cantik jadi bego biar gwe punya cewe gitchu ;p
July 24th, 2006 at 10:15 am
it’s easy to laugh but what happens when the joke’s on you….
go nadine !!!
July 24th, 2006 at 1:20 pm
#Rahma:
Fote Nadine as blonde joke!
Terkenal dan dihargai sebagai manusia dibumi (Indonesia) tanpa perlu pake bikini dan bilang, “Indonesia is a beautiful city” mungkin bisa di pelajari melalui bimbingan Prof. Johanes Surya (bukan minum jamu anti-angin loh) :D.
July 24th, 2006 at 7:19 pm
“Pria yang gagah, ganteng, berpakaian rapi, dan perlente juga secara bawah sadar dianggap lebih ‘cerdas’ dan lebih dipercaya dibanding cowok lusuh, berbadan ceking, berambut kribo, berkulit item, yang kaosan dan sandalan kemana-mana.”
July 25th, 2006 at 2:59 am
#Jesie;
bikini, wanita… abad berapa ini???
kedengarannya kita bangsa yg jahat,bahagia akan kesalahan wakilnya sendiri….jadi miris bacanya….
July 25th, 2006 at 1:57 pm
# Rahma
kedengarannya kita bangsa yg jahat,bahagia akan kesalahan wakilnya sendiri….jadi miris bacanya….
Ah, terlalu menggeneralisir retorikanya mbak ini :).
Apakah komplemen saya terhadap keberhasilan TOFI Pak Johanes Surya merupakan cerminan perilaku suatu (anak) bangsa yang jahat?
Lihatlah prestasi Internasional Indonesia di ajang kontes sains dan iptek, lalu bandingkanlah dengan prestasi di ajang kontes None sejagat, bandingkan persiapan wakil tim kontes TOFI dengan kontes none sejagat. Tidak perlu jawaban eksplisit kan? *beuh…ikut2an retorik*
July 25th, 2006 at 10:01 pm
kecantikan iya,
kegantengan mah gak ngaruh!
July 26th, 2006 at 12:50 pm
ah, gak semuanya benar… gw ganteng, tapi kok gagal terus yah?
*narsismodeison*
July 26th, 2006 at 3:50 pm
btw.. balik ke nadine
klo nadine cantik dan “menghawatirkan”
berarti yang milih nadine lebih “menghawatirkan” dong…
berarti banyak orang penting “menghawatirkan” …
wah.. sangat menghawatirkan ….
July 26th, 2006 at 11:31 pm
Nice how you put it. Bukan kecantikan yang jadi masalah, tapi bagaimana orang -orang di sekeliling yang membuat orang cantik tersebut menjadi jumawa. Salahkan mereka. Sudah seharusnya orang-orang cantik diperlakukan sekedarnya.
July 27th, 2006 at 11:20 am
Nobody’s perfect…Clear.
Yup, many beautiful people got many priveleges from the gift.
But something from me to say “theory beauty vs brain”: nope, that’s so absurd..
We can mentioned many names, refer to beautiful woman with brain and power..Such as Cleopatra, Benazir Bhutto, Yulia Tymoschenko-from Ukarine People Power revolution, and please note, many world’s-first ladies play a main role in influences their country’s policy, such as Evita Peron, Hillary Clinton, Imelda Marcos
(Please have a note that this is not list are not related whether they have principle or not=))).
Even in Miss Universe contest, you can found many of them are smart ladies, they are lawyer,doctor til scientist…
even in Puteri Indonesia names, not all of them is “stupid” (sorry to say this so staright), we can mentioned Shanty Manahutu, she is Manager in Total EP Indonesia, and Angelina Sondakh, she is a parliement member. There is no doubt that they are smart.
You can take a look at her blogs at angelinasondakh.blogs.com, and find how a woman talking about beauty. worthed to read.
Rgds,
Rizkarini
(Apologize for mistaken words, structure,or in data by me)
July 27th, 2006 at 11:17 pm
Ada benarnya juga. Tapi not really juga karena banyak juga yg “not so beautiful” masih bisa “hidup”. Tapi itu tugas kita kali ya sebagai manusia untuk tetap “fight” apapun bentuk rupa kita. Cantik fisik aja, bisalah “mudah sukses” tapigak bakalan tahan lama kalau cantik fisik semata. Hari gineee gitu loh. Contoh paling nyata, NADINE!! Ok dia bisa jadi Putri Indonesia, meskipun siapapun yg menonton final putri Indonesia waktu itu gak bakalan ikhlas kalau Nadine yg menang, karena finalis lainnya lebih “layak”. Ok dia bisa melenggang juga ke Miss Universe. HASILNYA? caci maki masyarakat Indonesia karena kegagalannya di Miss Universe. Bukan pada gagalnya, tapi pada proses kenapa ia gagal. Ya iyalah.. bahasa inggris belepotan gitu dikirim ke Miss Universe. Dan saya yakin.. yang mencaci Nadine tidak hanya orang Indonesia, tapi juga masyarakat dunia. ck ck ck.. Nadine-nadine..
July 28th, 2006 at 10:34 am
Hidup Dunia Maya!!!
Saya Pengen kenalan sama Luna Maya!!!
( ini komen apaan seeh? :p )
July 29th, 2006 at 8:10 am
sabar yah her
August 6th, 2006 at 3:21 pm
huhu.. topiknya sama…cuman gw bahas dr sisi cowonya… kocak2..
August 14th, 2006 at 4:03 pm
nadineeee…malu2in bgt seeh,eh btw yg geblek tuh nadine pa yg ngirim dia ke ajang m.unverse ya?masi bagusan angelina sondakh,uda pnter,bhs.ing nya casciscus,pcrnya anggota DPR lg..heee2.biar ga cntik2 bgt tp kan bs dipermak tuw muka…ya gaak?!
September 1st, 2006 at 9:25 am
Kan Nadine udah usaha.. salahin yg milih dia jadi juara donk!
dia kan emang “gak begitu” pinter… kalo dia jadi juara Putri Indonesia, apa salah dia?
kan salah yg milihhh.
*peluk2 aan*
September 6th, 2006 at 6:37 pm
Weh.. personel eksperiyenses?
September 9th, 2006 at 10:59 pm
buat fans nya valerina jangan kecewa Val gak jadi putri Indonesia kalo ngeliat nasibnya nadine sekarang..ya nggak..keep in touch ya buat val’s fans club from Jojo in Semarang
September 11th, 2006 at 10:38 am
Kate gw mah, org Indonesianya (Asia belah kanan bawah) aj yg jelek2. Coba deh pegi ke Cina ato Jepun. Sulit kayanya nyari yg ga cantik di Tokyo Uni ato Korea Uni. Apalagi klo nyebrang ke ras eropah. Coba deh plongo’in di MIT. Coba itung yg jelek. PASTI DR ASIA (belah kanan bawah)!
Kesimpulannya, klo gw jelek, mestinya gw diberi kepinteran. Klo gw cakep, brarti gw bloon. Nah, klo org MIT bin Ameriki? Aduh! Itu kesalahan genetis. Masa’ salah Tuhan? Inti yg laen. supaya ada pemerataan “beras”. Hahahahahaha…
Ini masalah klasik sih Her. Tp worthit ditulis ulang.
September 24th, 2006 at 10:42 am
[…] Inilah Cinderella syndrome, ketika para gadis muda berlomba-lomba bersolek, mempercantik diri, memakai gaun terindah, dan sepatu terunik agar seorang pangeran tampan, berkedudukan tinggi, dan kaya -Mensekneg misalnya- hadir untuk menyelamatkan hidupnya. Oh iya, orang cantik kan hidupnya lebih mudah. […]
November 22nd, 2006 at 9:35 pm
iya kalo di Eropa/Amerika mah ceweknya banyakan yg cantik dibanding yg jelek, gak tergantung otaknya
December 5th, 2006 at 12:35 pm
manusia cantik hidupnya lebih mudah… ah ndak bener 100% tuh!
kalo cewek kecantikan itu modal utama, tapi kalo cowok ga prelu ganteng, yang penting kaya….
ndak mungkin toh, siti nurhaliza kawin ma datuk K kalo sang datuk ngga kaya….
December 7th, 2006 at 12:39 pm
huh ??? cantik menurut gw sih relatif tergantungkita menilainya.
contohnya… ada tmn gw ganteennnggg bgt … dia malah dpt cwe yg biasa aja!!! padahal klo dia mau dia bisa dapet yg kayak dian sastro. huhu
katanya cwe cantik bukan di lihat dari wajahnya .. tapi dari hatinya !!
namppooooll bgt !!! itu yg buat gw sadar klo cari cwo bkn yg ganteng .. tapi yg baik dan setia !!!
heheh
>>> luna
December 7th, 2006 at 12:44 pm
menurut gw cwe cantik itu tergantung dariinnner beauty nya … dan akhlaknya sesuai dengan ajaran agama. tau kaidah menutup aurat dan batas2nya. so dia jg haruss cerdas .. khususnya dlm bidang agama, krn iman adalah tolak ukur dari kehidupan seseorang, semakin dia memiliki ilmu maka ia akan semakin “mahal” menjadi seorang wanita.dan keanggunan akan terpancar dari dirinya..karena kecantikan FISIK HANYA TOPENG BELAKA apa lagi tidak diikuti dngn iman dan takwa.
BE REAL MUSLIMAH IS THE BEST WAY
HUDA….. !!!
December 10th, 2006 at 8:56 am
Emang bener yang namanya cantik pasti lebih mudah.
Gua yang masih SMA aja (sok imut neh) melihatnya sendiri di skul.
Orang cantik bisa jadi pinter dgn kecantikan or kegantengannya.
Orang pintar bisa gak ya jadi ganteng/cantik dgn kepintarannya??:)
December 17th, 2006 at 9:07 pm
huffff, untung gw ga majang foto
December 20th, 2006 at 10:43 am
Saya gak setuju, coba anda liat daftar 200 orang terkaya dunia versi majalah forbes? mana ada yang tampan-cantik? mereka itu modal bakat dan otak, mencari uang modal bakat dan otak 10000 kali lebih banyak daripada modal wajah, apalagi wajah bisa tua, keriput dan bosan, tapi bakat-otak bisa sampai tua tetap oke! dunia lebih membutuhkan otak-bakat seperti ilmuwan, pengusaha, dokter, teknisi, pialang, pengacara, politisi, pengarang laku, pelukis, penulis daripada tampan-cantik ala artis, wajah gak bisa menciptakan sesuatu, mencegah wabah penyakit or menangani masalah politik, kemiskinan, selain itu wajah juga relati, banyak yang bilanng tampan-cantik berkulit putih karena pengaruh film dan iklan yang menggambarkan putih tampan-cantik dengan bantuan kosmetik, fashion dan skenario, bukankah Nabi Adam, Nabi Yusuf, Nabi Muhammad, Yesus Kristus, Buddha Gautama, Dewa Wisnu, Cleopatra, Ratu Shifa, berkulit coklat?karena mereka tinggal di dareah tropis dan jaman dulu belum ada payung, AC atau krim pemutih, arts holywood juga banyak yang berkulit hitam or coklat, miss universe 2006 zuleyka rivera verkulit coklat, di AS-Eropa marak tanning, spa, salon dan produk kosmetik untuk mencoklatkan kulit, jutaan turis AS-Eropa berjemur di tempat tropis seperti Bali untuk kulit coklat, kulit coklat lebih awet muda, cantik tanpa kosmetik, manis seperti rasa ice cream coklat, kue coklat, biskuit coklat, kulit putih cepat ketriput, membosankan, pucat seperti mayat atau hantu atau penyakit anemia
December 20th, 2006 at 11:01 am
Kalo ada cantik-tampan pintar itu cuma sedikit, cuboa dihitung secara penuh dari politisi, ilmuwan, pengusaha, panglima militer, arsitek, konglomerat, dokter, profesor, pengacara, teknisi, direktur, pialang saham, ekonom, penulis, pengarang, pelukis berapa persen yang tampan-cantik? mayoritas biasa saja wajahnya, wajah tampan-cantik bukan buatan sendiri, kalo hilang karena kecelakaan gimana? wajah itu pemberian gratis dari Tuhan jadi gak perlu dibanggain, kalo hubungan seks dengan seseorang yang tampan-cantik mungkin 1 bulan penuh udah bosan dan cari ganti yang lain, orang sukses karena wajah itu menyedihkan, hanya dikasihani masyarakat seperti pengemis, karena tanpa wajah tampan-cantik dunia gak ada pengaruhnya, tapi coba tanpa Galileo Galilei, Einstein, Darwin, Calvin, Thomas Edisson, Bill Gates, Louis Pasteur, Van Gogh, Mozart, Dunia bisa hampa.. Orang dengan wajah biasa tapi sukses itu HEBAT karena pasti murni usahanya, sedangkan orang dengan tampan-cantik bila sukses pasti gak seberapa….dan hanya dikasihani masyarakat
December 20th, 2006 at 11:10 am
Orang AS-Eropa saat melihat Nadine Candrawinata sama seperti kita orang Indonesia melihat penjual jamu yang berkulit coklat, Bagi AS-Eropa wajah Nadine Candrawinata yang kulit putih-hidung mancung adalah pasaran karena 99% orang AS-Eropa berkulit putih-hidung mancung ! jadi warga AS-Eropa sudah bosan dan jenuh ! itu sebabnya banyak warga AS-Eropa yang menikah dengan orang Indonesia, India, Amerika Latin yang berkulit coklat-hidung kecil bahkan orang afrika yang berkulit hitam-hidung kecil! kebalikan dengan bangsa Indonesia yang menganggap tampan-cantik kulit putih-hidung mancung, karena bangsa Indonesia sudah bosan dan jenuh melihat 90% warganya yang berkulit coklat-hidung kecil! Sebenarnya orang jaman dahulu melihat kulit putih-hidung mancung sebagai kulit pucat mayat dan hidung bengkak gajah ! tapi karena ada promosi film, yang mempromosikan kulit pucat-hidung bengkak dengan bantuan kosmetik, fashion, skenario romantis sebagai tampan-cantik maka orang melihat itu sebagai kulit putih-hidung mancung ! hiiii sereeem bukankah Langit dan Jagat Alam diciptakan Tuhan berwarna hitam? begitu juga dengan Minyak, Kakbah, Hajar Aswad, Tanah dan kayu berwarna coklat karena Tuhan menyukai pria-wanita berkulit coklat atau kitam, sedangkan warna putih warna tai ayam, kulit orang yang sudah mati, hantu dan iblis !
December 20th, 2006 at 11:13 am
Karena mencari uang modal tampan-cantik ala artis, ratu kecantikan, model, duta wisata, sekretaris, penyanyi, administrasi, SPG, Costumer Service dan Pelacur pendapatannya hanya sedikit, habis untuk beli kosmetik, pulsa hp, makan, transport, dan gak bertahan sampai tua…maka banyak orang tampan-cantik yang ngemis2 mohon jadi istri/suami dari orang yang modal bakat-otak dalam mencari harta karena jauh lebih kaya 1000 kali lipat ! dan mereka rela jadi pemuas nafsu seks yang suatu saat bisa dibuang karena bosan…
January 18th, 2007 at 3:38 pm
Salah satu sahabat baikku, yang keturunan Arab dengan hidung bangir yang sempurna, salah satu contoh ‘kecantikan mempermudah segalanya’.
Lebih alhamdulillah lagi, kebaikan dan IQnya pun berbanding lurus.
[g ada artikel yg komennya dibawah 10 niy? :P]
February 21st, 2007 at 1:52 pm
yang cantik juga banyak yang jadi jablai, dari pada cantik jadi jablai mendingan biasa aja
May 23rd, 2007 at 2:03 am
Down-syndrome, mempunyai wajah relatif tidak menarik/ ugly. Biasanya, kemampuan sosialnya, IQ nya sangat rendah.
Sebaliknya yang good looking biasanya lebih pintar terutama dlm sosialisasi dlm masy, jg dlm bidang akademis/non-akademis.
Menurutku kecantikan wajah malah berbanding lurus dengan IQ. ^^ (lihat down-syndrome, autism)
Tapi, sayangnya yang wajahnya/ fisik good looking merasa lebih diterima, digemari/dikagumi masy. luas jd biasanya agak malas dalam bidang pelajaran/ studi, namun sangat potensi utk dunia entertainment, termasuk bintang model.
Sedangkan yang kurang menarik/ biasa2 saja, menyadari sosialisasinya tidak sebagus mereka yg lbh ‘good looking’ ,biasa2 saja maka dlm bidang studi akademisnya diperkuat, contoh mrk yg kutu buku kali ya.
Tapi itu umumnya ya, tergantung jg sifat2 orang2, apakah menyenangkan bagi org banyak.
Sebenarnya “inner beauty” lebih ber’nilai’ dari “outter beauty”, meski kita manusia inginnya sempurna ^^ tapi kan…?
Manusia alam bawah sadarnya memang melihat luarnya saja, shg yg fisik kurang sempurna/ kurang menarik cendrung dijauhi, shg kelompok2 sendiri berdasarkan good looking nya. Tapi itu wajar sekali sbg -manusia-.
Terima dgn lapang dada & jalani sgl sesuatu dengan baik ya.
May 23rd, 2007 at 2:29 am
Manusia mempunyai kebutuhan psikologis dasar ingin dihargai, termasuk dikagumi, diperhatikan dan diterima orang banyak ^^.
Bagi yang fisik good looking hal itu terasa lebih mudah, sehingga biasanya kepercayaan diri dlm lingkungan sosial tinggi, lebih bersemangat. Tergantung sifat masing2 juga. Tapi yang lebih baik hendaknya utamakan sifat2 yang baik kan.=)
Itu semua hanya umumnya saja berdasarkan pengalaman pribadi/ bbrp org, sbnrnya pun banyak sekali yang di luar itu.
Ya itu salah satu ‘kelebihan’ sejak lahir…
Itu tidak bisa kita pilih.
Terima kasih ya semua, peaceful
May 24th, 2007 at 12:36 pm
Tampan-Cantik tidak penting karena Film romantis lelaki tampan dan wanita cantik hidup bahagia tanpa harta adalah palsu, lelaki dan wanita itu adalah artis yang dibayar mahal, Wajah tidak bisa membeli makan, rumah, pakaian, kosmetik, mobil, tanah, bayar dokter dan obat. Wajah hanya untuk seks. Wajah bisa hilang karena tua dan kecelakaan, harta tahan lama karena perbankan dan asuransi. Kebangkrutan itu lama tidak seperti wajah dalam 1 detik bisa bosan. Tampan-Cantik hanya untuk anak muda yang tidak punya prestasi, bakat dan otak, belum bisa cari uang dari tangan sendiri dan perlu sesuatu untuk menutupinya. Ada 10 juta orang sok tampan-cantik terjebak dengan pekerjaan mengandalkan fisik seperti Artis, Model, Ratu kecantikan, Pramugari, Customer Service, Sekretaris, Resepsionis, Pramuniaga, SPG bahkan Pelacur padahal pekerjaan itu tidak ada jenjang karir yang jelas, kalo usia 30 an tahun sudah surut, gajinya habis untuk makan-minum, kosmetik, transport, pulsa hp, fashion dan pesta sesaat. Mereka berebut belas kasihan menjadi suami/istri dari 1 juta orang kaya modal otak dengan profesi Pengusaha, Pejabat, Direktur, Manajer, Pialang, Dokter, Pengacara, Ilmuwan dll. Usia muda yang bisa kaya tanpa warisan cuma Artis kalo jadi Pengusaha, Pejabat, Direktur, Manajer, Pialang, Dokter, Pengacara, Ilmuwan usia 30-40 tahun keatas baru bisa kaya.
.Tampan-Cantik itu relatif dan hanya masalah persepsi. Apa itu tampan-cantik menurut anda ? Pasti anda menjawab Kulit putih-hidung besar ? Coba anda tanyakan anak berusia dibawah 12 tahun apa itu tampan-cantik? Pasti dia belum bisa menjawab ! Anda baru tahu tampan-cantik harus kulit putih-hidung besar setelah diatas 12 tahun. Karena pada saat itu anda telah menonton Film dan Televisi yang mempromosikan kulit putih-hidung besar sebagai tampan-cantik dengan bantuan fashion, kosmetik dan skenario romantis. Karena Filmnya berasal dari AS-Eropa sebuah kawasan yang fisik khas penduduknya berkulit putih-hidung besar ! Berhubungan seksual dengan kulit coklat-hidung kecil lebih nikmat dan tidak membosankan daripada seks dengan kulit putih-hidung besar cepat bosan. Seandainya Indonesia negara film tentu yang jadi simbol tampan-cantik adalah kulit coklat-hidung kecil. Sebenarnya tanpa promosi film, manusia secara alami lebih menyukai kulit coklat-hidung kecil karena seksi dan manis daripada kulit putih-hidung besar yang aneh ! Tahun 1945 saat belum ada film Holywood bangsa Indonesia melihat kulit putih-hidung besar sebagai kulit pucat-hidung bengkak simbol penjajahan dibandingkan fisik kulit coklat-hidung kecil sebagai simbol para pejuang kemerdekaan. Presiden RI pertama Ir. Soekarno berkulit coklat – hidung kecil dianggap tampan !Di Indonesia kulit putih-hidung besar dianggap lebih tampan-cantik dari kulit coklat-hidung kecil karena : Warga Indonesia jenuh dan bosan melihat kulit coklat-hidung kecil karena 90% warga Indonesia berkulit coklat-hidung kecil. Minoritas kulit putih-hidung besar akan terlihat menarik, menggemaskan secara seksual tampan-cantik, Di Indonesia orang miskin dan desa, teroris, supoter bola, gelandangan, pengemis, pekerja kasar, narapidana dan orang gila mayoritas berkulit coklat-hidung kecil sehingga kalah penampilan dan citra dengan kulit putih-hidung besar yang biasanya adalah orang kaya, artis, eksekutif, bos perusahaan. Citra kulit coklat-hidung kecil buruk karena identik dengan kemiskinan, kotor dan kejahatan. Citra kulit putih adalah kulit sehat, orang kaya, metro. Sebelum ada iklan pemutih tahun 1990 di Indonesia citra kulit putih itu biasa.. Kenapa banyak warga AS-Eropa menikah dengan WNI berkulit coklat-hidung kecil ? Kenapa di AS-Eropa tidak ada iklan pemutih dan krim pemutihan kulit ? Warga AS-Eropa jenuh dan bosan melihat kulit putih-hidung besar karena 90% warga AS-Eropa berkulit putih-hidung besar, minoritas kulit coklat-hidung kecil terlihat seksi, tampan-cantik, menarik. Banyak warga AS-Eropa berkulit putih-hidung besar menjadi teroris, supoter bola, gelandangan, pengemis, pekerja kasar, narapidana, pasien rumah sakit jiwa jadi citra kulit putih-hidung besar biasa. Atlet kulit coklat hitam-hidung kecil mencapai 50% dari populasi atlet olahraga AS-Eropa, Basket olahraga terfavorit di AS 90% atletnya kulit hitam atau coklat, Pemain bola terhebat adalah kulit coklat atau hitam seperti Brazil, Prancis, Afrika, Atletik penyumbang medali terbanyak di Olimpiade adalah kulit hitam atau coklat warga negara AS, Oprah Winfrey (kulit hitam) selebritis terkaya dan presenter top di AS, Condolezza Rice (berkulit hitam) satu-satunya menteri wanita AS sehingga citra kulit coklat hitam-hidung kecil bagus. Tapi karena Rasisme dan gengsi warga kulit putih AS-Eropa tetap membanggakan kulit putih tapi ada sebagian kaum kulit putih-hidung besar AS-Eropa yang jujur dan menyukai kulit coklat-hidung kecil sebagai tampan-cantik…Buktinya: Tiap musim liburan jutaan turis bule AS-Eropa berlibur ke tempat tropis Hawaii, St Tropaz Eropa, Bali berjemur matahari demi kulit coklat dan cari kekasih kulit coklat karena seksi dan cute. 25% dari populasi artis film, artis TV, bintang iklan dan model AS-Eropa adalah warga berkulit hitam atau coklat padahal populasi warga berkulit coklat atau hitam tidak lebih dari 10% dari penduduk AS-Eropa. Di AS-Eropa marak salon tanning pencoklat kulit dan krim pencoklat kulit mocca. Artis kulit putih pelanggan : Lindsay Loohan, Victoria Adams, Coleen McLoughlin, Cheryl Tweedy, Paris Hilton, Pamela Anderson, Tom Cruise. Bandingkan warna kulit wanita selebritis dan kaum borjuis AS-Eropa pasti kadar keputihannya sudah berkurang jadi semu kecoklatan dibandingkan wanita AS-Eropa biasa yang miskin dan berkulit putih pucat itu karena krim kulit coklat mocca dan berlibur ke tempat tropis biayanya mahal. Lihat Smack Down di Lativi, James Bond, Film Holywood Trans TV, Pemainnya berkulit putih semu kecoklatan. Banyak warga kulit putih AS-Eropa menikah dengan warga kulit coklat atau hitam. Penelitian BBC dan ahli genetika sejarah ras jaman dahulu Ratu, Nabi berpredikat tampan-cantik itu berkulit coklat, hidung kecil, mata hitam, rambut hitam seperti Ratu Shifa, Cleopatra, Yesus Kristus, Nabi Musa dll. Mereka lahir dan besar di tempat tropis dan belum ada payung, mobil AC, krim pemutih. Gereja tertua Lucca Italia dan Museum Inggris ada gambar Yesus Kristus berkulit coklat. Tahun 1950 citra tampan-cantik diubah kulit putih, hidung besar, mata biru, rambut pirang dengan Televisi. Di AS-Eropa wajah-fisik seperti Leonardo Di Caprio, Tom Cruise, Keanu Reeves, Britney Spears, Angelina Jolie, Katie Holmes, Maria Sharapova, David Beckham, Enrique Iglesias adalah wajah-fisik biasa dan mudah ditemui di jalanan AS-Eropa, mereka disebut tampan-cantik karena memiliki PRESTASI-SUKSES di bidang musik, film, dan olahraga. AS-Eropa MENGHARGAI fisik-kulit putih-hidung besar bangsanya sendiri walau sebenarnya sudah jenuh. Namun dipilih yang seksi payudara besar, tinggi atletis, susunan wajah bagus (mata, hidung, bibir) dan memiliki prestasi untuk dipoles dengan fashion, kosmetik dan skenario romantis menjadi artis-atlet simbol tampan-cantik. Artis AS-Eropa kulit hitam atau coklat yang memiliki PRESTASI juga disebut tampan-cantik contoh: Zuleyka Rivera, Halle Berry, Will Smith, Beyonce Knowles, Michael Jordan, Craig David, Jamie Foxx, Tyra Banks, Eva Mendes, Eva Longoria, Tiger Woods, Adriano. Majalah Popular daftar 50 manusia tampan - cantik di dunia banyak kulit hitam-coklat. Kulit putih Indonesia seperti kulit pucat hantu dan mayat, membosankan, sensitif panas matahari, rawan penyakit kulit, cepat tua dan keriput tidak diakui dunia AS-Eropa sebagai kulit khas Indonesia tapi kulit coklat atau hitam. Kulit putih yang diakui dunia bagus adalah dari AS-Eropa. Kulit coklat dan hitam itu tahan cuaca, anti penyakit kulit, awet muda tidak cepat keriput, manis seperti warna muffin coklat, es krim coklat, roti biskuit coklat, permen coklat.. Kue Brownies dan Black Forest dari Eropa-AS lezat dan manis berasal dari kata Brown (coklat) dan Black (hitam) menggambarkan pria-wanita berkulit coklat atau hitam yang manis dan cute. Kulit putih dimitoskan Dracula-Vampire yang takut pada matahari. Kulit putih tanpa promosi televisi dan kosmetik terlihat hambar dan aneh. Kulit coklat-hitam tetap cantik manis seksi tanpa kosmetik dan promosi televisi.
September 6th, 2007 at 8:09 am
manusia adalah makhluk yang paling mulia di dunia ini…semua kelebihan dan kekurangan adalah hal yang lazim dalam kehidupan karna tdk ada manusia yang sempurna…..
September 6th, 2007 at 8:15 am
memang benar orang cantik itu hidupnya lebih mudah d banding yang lainnya,tapi tak semua kecantikan yang di miliki oleh kita itu selalu baik kelak,kadang kecantikan yang dimiliki oleh seseorang itu dijadikan modal utama untuk hal2 yang negative..so bagi anda yang mempunyai wajah cukup bersyukur aja coz apa yang telah diciptakan ole-NYA adalh ketetapanya
October 2nd, 2007 at 9:40 am
menurutku kulit putih itu jelek karena pucat seperti kulit orang yang sudah meninggal (mayat), kulit orang sakit, kulit hantu, untuk seks membosankan, cepat keriput, tidak tahan panas, rentan penyakit kulit, kulit coklat yang paling indah karena mirip warna brownies, silverqueen jadi manis seksi, anti keriput, anti panas, anti penyakit kulit, untuk seks makin lama makin enak…orang yang paling jelek aneh adalah orang china yang berkulit putih, hidung kecil, mata sipit dan di dunia pasaran ada 1,5 milliar orang, tetapi orang2 kulit putih uangnya banyak sehingga membayar media untuk mempromosikan kulit iblis mereka dengan bantuan fashion, kosmetik
October 2nd, 2007 at 10:21 am
wah Her,
pernyataan bahwa IQ/UQ anak ITB lebih tinggi dari kampus2 swasta yg lain, menurut gue kok terlalu angkuh ya. Apalagi dengan alasan, setidaknya berhasil lolos UMPTN.
Kasian sekali perempuan cantik,
ketika dia bodoh, semua orang akan bilang, “wajar, cantik”
Ketika dia berhasil, orang akan bilang “iyalah, cantik. Hidup dia mudah”
padahal mungkin dia pake usaha juga.
Dan ketika dia pintar, sepertinya orang tidak terima. Terutama perempuan perempuan berparas biasa biasa saja yg ada disekitar dia. Merasa tersaingi. Udah cantik, pintar pula. Kok ga adil banget sih.
Belum apa2, hidupnya sudah dipenuhi kesirikan orang2 disekitarnya, yg menilai keberhasilan dia semata karena cantiknya doang.
February 2nd, 2008 at 2:43 pm
Hi…I found your site via Yahoo! when i was searching for banda eva, and this post regarding Manusia Cantik Hidupnya Lebih Mudah Ya? really sounds very interesting to me.. Thanks.
February 24th, 2008 at 10:40 am
cantik dan jelek itu karunia Allah, diterima aja .
Sekarang berdoa aja semoga keturunan kita bisa lebih baik dari kita sekarang. amin ….
April 24th, 2008 at 9:41 am
menurutku kulit putih itu jelek karena pucat seperti kulit orang yang sudah meninggal (mayat), kulit orang sakit, kulit hantu, untuk seks membosankan, cepat keriput, tidak tahan panas, rentan penyakit kulit, kulit coklat yang paling indah karena mirip warna brownies, silverqueen jadi manis seksi, anti keriput, anti panas, anti penyakit kulit, untuk seks makin lama makin enak…orang yang paling jelek aneh adalah orang china yang berkulit putih, hidung kecil, mata sipit dan di dunia pasaran ada 1,5 milliar orang, tetapi orang2 kulit putih uangnya banyak sehingga membayar media untuk mempromosikan kulit iblis mereka dengan bantuan fashion, kosmetik
May 20th, 2008 at 8:16 am
[…] antara cantik atau pintar. Yayaya paradox absurd yang klasik, tapi mas Priyadi aja dulu pernah bilang: “Cakep, pinter, jujur… pilih dua.” hehehe. Tapi karena para penghuni asrama ga ada […]
June 3rd, 2008 at 2:06 pm
hehe.
cantik ga cantik, pinter ga pinter,
kl emang nasibnya, bisa aja lebih baik ataupun lebih ga baik (ga mudah :))
nasib dan usaha