Fatih Yudhistra Susanto
Sampai sekarang, Ibuku tidak bisa memberi penjelasan mengapa aku diberi nama seperti sekarang ini. Katanya sih hanya karena ‘kedengarannnya bagus’ saja. Akan tetapi, aku tetap bangga kok dengan nama ini.
Akan tetapi, aku akan lebih bangga lagi jika tahu asal-usul namaku sekarang. Karena nama adalah do’a, dan do’a menjadi kenyataan -salah satunya- karena pemahaman artinya oleh yang pembaca do’a, maka aku ingin agar anakku kelak juga tahu namanya. Untuk itu, aku ingin memberi penjelasan nama anak pertamaku secara panjang lebar.
Pernikahan pertama di 2 keluarga
Aku dan Istri adalah anak yang menikah pertama di keluarga masing-masing. Aku bukan anak pertama, tapi Kakakku yang baik hati mempersilahkan aku untuk nikah duluan. Jadi, jika semua lancar, bayi yang pertama lahir adalah Cucu pertama dari 2 keluarga.
Untuk itu, aku berharap anak pertamaku akan menjadi figur ‘Kakak’ bagi adik-adiknya di kemudian hari. Oleh karena itu, sejak kehamilan bulan pertama, kami sudah memanggilnya ‘Kakak’.
Kami juga sudah bertekad akan sejak awal akan memperlakukannya sebagai seorang Kakak, bukan seorang ‘adik kecil’, ‘adik bayi’, ataupun ‘dedek’. Untuk itu, kami akan mendorong orang-orang di sekitar untuk memanggil dan memperlakukannya demikian.

Khasiat Surat Al-Fatihah
Senior-senior di kantor, yang sudah punya anak duluan, memberi nasehat agar selama bayi dalam kandungan, sering-seringlah dibacakan do’a atau ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan cita-cita tentang anak di masa depan. Misalnya bacakan surat Yusuf agar si anak mempunyai penampilan fisik yang baik, disukai banyak orang, tapi sekaligus dicintai Allah.
Tapi, karena kemampuanku dalam hapalan Qur’an cukup menyedihkan -paling-paling cuma beberapa ayat di Juz 30 saja-, dan surat yang paling hapal di luar kepala berikut terjemahannya adalah Al-Fatihah saja, maka aku bacakan surat Al-Fatihah ini setiap malam sebelum tidur sambil mengelus-elus perut ibunya. Ya kalau tidak ketiduran duluan.
Saat Kakak masih berumur 4-5 bulan dalam kandungan, sang ibu kadang susah tidur karena Kakak bergerak terus kian kemari di dalam perutnya. Mungkin karena memang cocok, dengan kuelus/kupegang perut ibunya sambil dibacakan Al-Fatihah, Alhamdulillah Kakak terus diam dan tidur. Ya tidak selalu berhasil, tergantung nilai amal dan kebajikan di hari yang bersangkutan, tapi 68% lebih sukses lho.
Buat yang tidak tahu, Al-Fatihah (Pembukaan, The Opening, Preambule) adalah surat urutan pertama dalam Al-Qur’an (bukan diturunkan pertama ya). Dibaca 2-4kali setiap Shalat, dan mempunyai makna yang dalam tentang doa seorang hamba kepada Allah agar diberi petunjuk dalam kehidupan dunia dan akhirat. *tiba-tiba pake sorban*
Yudhistira Pandawa Lima
Istriku adalah penggemar Wayang Jawa. Sebuah mega drama dengan ratusan tokoh dan ribuan kisah yang tidak pernah habis diceritakan. Dari ratusan tokoh tersebut, Istriku ngefans berat dengan Yudhistira, anak pertama dari Pandu dan Dewi Kunthi, Kakak dari Pandawa bersaudara.
Dalam keluarga, Yudhistira terkenal sebagai Kakak yang melindungi adik-adiknya. Selain itu, dia terkenal jujur, bijaksana, rajin bekerja dan mampu menjaga emosinya sehingga tidak pernah marah.
Dalam kisah pewayangan jawa, Yudhistira mempunyai senjata andalan berupa Layang Kalimasada, yang dulu oleh Wali Songo diciptakan sebagai perwujudan ‘Kalimat Syahadat’.
Intinya, Yudhistira adalah seorang Kakak.

Nama Kakak?
Dari Al-Fatihah diambil kata dasarnya, Fatih: Sang Pembuka, Perintis, Pendahulu, Pioneer, sang Kakak.
Sedangkan kata Yudhistira dirasa ‘terlalu panjang’ maka dimodifikasi jadi “Yudhistra”, semoga kelak tidak banyak salah ketik atas namanya.
Kata Susanto diambil dari nama Bapaknya, kalau tidak salah artinya ‘baik hatinya’. Sekaligus penanda bahwa dia adalah orang jawa.
Maka, Bismillahirrahmanirrahiim, kami beri nama engkau ‘Fatih Yudhistra Susanto’. Yang bisa berarti ‘Anak pertama yang membuka jalan’, atau ‘Anak pertama yang mempelopori’, tapi bisa juga dilihat sebagi penyebutan ‘Kakak’ yang redundan.
Semoga nantinya engkau jadi orang yang berguna bagi orang lain, Agama, Bangsa, dan Negara. Tapi kami berharap setidaknya dia bisa menjadi Kakak yang baik bagi keluarganya, dan orang-orang di sekitarnya.
Amiin.
—
Oh iya, Fatih sudah puput pusar kemarin malam, tanpa disertai demam seperti yang dikhawatirkan. Tadi siang juga sudah imunisasi pertama (Polio dan Hepatitis), sekaligus jalan-jalan keluar pertama, dan malam ini tidur pulas saja seperti tidak terjadi apa-apa, padahal sudah jaga-jaga kalau badannya panas.
–update–
ini video 25 menit setelah kelahiran Fatih


