Tutorial Menambal Ban Motor I
*oleh-oleh dari yogya*
Setiap orang yang sudah cukup lama mengendarai motor pasti pernah mengalami yang namanya ban bocor, atau di yogya disebut “ke-ban-an”. Tentu saja ini bukan pengalaman yang menyenangkan, tetapi harus dihadapi dan dijalani dengan tenang.
Kemarin saat di Yogya, sempat juga kena ban bocor. Untunglah tak jauh dari tempat ban diindikasikan bocor cukup dekat dari lokasi pakar tambal ban. Segera aku dan kakakku meluncur ketempat praktek tersebut, sebuah tambal ban workshop di sebelah utara kampus IKIP/UNY Yogyakarta. Daripada nongkrong di luar, aku masuk ke ruang periksa dan memperhatikan bagaimana sang pakar beraksi.
Alat dan Bahan
- Kunci pas (gambar 1), untuk membuka dop ban (apapun namanya, maksudnya tonjolan logam tempat memasukkan udara ke dalam ban). Siapkan bersama alat-alat bengkel lainnya.
- Jugilatorâ„¢/Cungkilizerâ„¢ (gambar 2): untuk membuka/mencungkil/menjugil ban luar motor. (gambar 2).
- Ember, untuk memeriksa kebocoran ban. Pilih ember dengan mulut yang lebar
- Texturizer: untuk membuat tekstur kasar pada ban sebelum dilem, bisa menggunakan gergaji besi bekas.
- Alat pemanas + penjepit (gambar 3).
- Lem karet
- Push pin dan kain lap
- Penambal, gunakan potongan ban bekas berukuran sekitar 7×7cm. Potong ujung-ujungnya supaya tidak meruncing. Bagian meruncing mudah mengelupas jika digunakan untuk menambal.
- Kompressor
Algoritma Tambal Ban
I. Persiapan
- Pasang standar tegak pada motor
- Cari benda asing yang menyebabkan kebocoran, apabila ada paku atau benda tajam, segera singkirkan.
- Buka terlebih dahulu dop ban dalam. Gunakan kunci pas untuk membuka penguncinya (gambar 4).
II. Membuka Ban
- Selipkan cungkilizer diantara ban luar dan velg (gambar 5).
- Tarik cungkilizer ke arah luar hingga ban luar keluar dari velg (gambar 6), tahan jangan sampai lepas.
- Selipkan cungkilizer ke dua sekitar 10 cm dari cungkilizer pertama, tarik keluar seperti langkah sebelumnya
- Teruskan sampai kira-kira setengah ban keluar dari jalur velg, pada keadaan ini ban luar sudah bisa dikeluarkan dari velg. Tarik dengan kuat! (gambar 7).
- Keluarkan ban dalam, mulai dari bagian dop terlebih dahulu. Biarkan ban dalam menggantung dan terjepit diantara ruji-ruji dan shock breaker.
III. Memeriksa kebocoran
- Periksa ban dalam tersebut, apakah terdapat lubang yang tampak jelas oleh mata. Jika sudah sobek atau pecah sebaiknya beli ban baru saja. Jika lubang masih seukuran jarum atau tidak tampak, teruskan pada langkah berikutnya.
- Gunakan kompressor untuk memompa udara ke dalam ban, tidak perlu terlalu keras kira-kira 1-2 Psi saja.
- Dekatkan ember berisi air ke ban motor, dan mulai periksa ban dalam tersebut dengan cara mencelupkannya (gambar
.
- Untuk memudahkan orientasi awal dan akhir, mulailah pada bagian dop.
- Tekan ban dalam air, jika terdapat bagian yang bocor akan muncul penampakan gelembung air, jika tidak lanjutkan bagian sebelahnya.
- Jika ditemukan gelembung udara pertanda kebocoran, gunakan push pin sebagai tanda (gambar 9). Cobloskan saja pada bagian yang berlubang. Hati-hati, jangan sampai tembus ke bagian sebaliknya.
- Jangan berhenti saat sudah menemukan satu kebocoran, teruskan saja siapa tahu terdapat multiple-leak-occurences.
- Setelah selesai memeriksa dan menemukan titik-titik kebocoran, angkat ban dan keringkan dengan lap. Apabila dirasa terlalu lama, cukup keringkan pada bagian yang bocor saja. Ingat jangan sampai Push Pin terlepas.
- Untuk selanjutnya, Area disekitar munculnya penampakan bocor diatas kita sebut dengan APBD (Area Penampakan Bocor Diatas).
…bersambung.
berikutnya : Menambal, Memasang ban, dan Tips saat ban bocor.
Sehari kemarin (18 Agustus 2005), Jakarta diributkan oleh padamnya aliran listrik dari PLN. Padamnya aliran listrik secara tiba-tiba pada pagi hari tersebut, sekitar jam 10 pagi, menciptakan kepanikan bagi sebagian besar masyarakat.
Tapi ketika obat-obatan sudah tidak mampu lagi mengobati sakit anda, cobalah pengobatan alternatif yang sudah dipercaya selama berabad-abad oleh nenek moyang kita, kerokanâ„¢ atau kerikanâ„¢ (selanjutnya akan disebut kerokan). Jika anda sudah pernah melihat sendiri, kerokan adalah hal yang sangat mudah dilakukan, akan tetapi jika anda belum, artikel berikut diharapkan akan membantu anda.
1. Zat penghangat, bisa berupa balsem gosok, remasonâ„¢ atau minyak kayu putih. Alternatif lain adalah menggunakan minyak tanah (serius, jaman dulu pakai ini), tapi ngantri untuk mendapatkannya hanya akan menambah pasien. Untuk anak kecil (balita) sebaiknya gunakan bawang merah.


Apa yang akan anda lakukan jika tiba-tiba pakaian yang baru anda dapatkan dana sangat anda sayangi tiba-tiba sobek? Jawabannya mungkin menyerahkan kembali ke 



